Internasional

LDNU: Tragedi Selandia Baru Munculkan Simpati untuk Muslim

Wakil Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nadhlatul Ulama Badri Hamidi

Jember (beritajatim.com) – Wakil Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nadhlatul Ulama Badri Hamidi mengatakan, tragedi penembakan jamaah salat di Selandia Baru memunculkan simpati terhadap kaum muslim dan penghargaan terhadap Islam.

“Kalau kita kembali ke lagu Meggy Z, itu sengsara membawa nikmat. Saya pernah tinggal di Australia dan punya teman-teman di New Zealand, azan kami ada di dalam masjid. Tapi setelah penembakan, pemerintah New Zealand memperbolehkan seluruh pengeras suara (masjid) melafalkan azan di atas (masjid),” kata Badri.

Selain itu, menurut Badri, masjid sekarang dijaga orang-orang non muslim. “Mereka tidak mau kejadian ini terjadi lagi. Ini snagat biadab, amoral, orang lagi salat Jumat ditembaki. Bagi mereka yang meninggal, tentu adalah syuhada. Bagi mereka yang menembak, ini adalah bumerang,” katanya.

Hikmah lainnya, kata Badri, umat Islam semakin solid. “Al mukminu ikhwah, persaudaraan. Alhamdulillah umat Islam tidak terprovokasi. Mereka melakukan salat gaib di mana-mana,” katanya.

Sementara itu, Lembaga Dakwah NU Jember mengeluarkan siaran pers yang mengutuk penembakan terhadap jamaah salat Jumaat itu. “Kami mengecam keras segala bentuk tindakan ekstremisme dan terorisme di mana pun berada. Ekstremisme dan terorisme adalah musuh umat manusia,” kata Ketua Tim Advokasi Warga LDNU Jember Moh. Kholili.

LDNU Jember mengajak semua umat beragama untuk mengecam tindakan keji dan tidak berprikemanusiaan tersebut.

“Kami juga endorong pemerintah Indonesia supaya mendesak pemerintah Selandia Baru untuk menindak tegas para pelaku, mengungkap jaringan dan motif-motif lainnya. Kami mendorong pemerintah Indonesia untuk menguatkan pendampingan pada WNI yang menjadi korban beserta keluarganya,” kata Kholili. LDNU mengajak semua warga untuk mendoakan para korban dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang mengajak melakukan aksi balasan. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar