Kamis, 22 Nopember 2018

Gedung Pemerintah di Afghanistan Diserang, 15 Orang Tewas

Rabu, 01 Agustus 2018 07:34:12 WIB
Reporter : Anniza Azizurohmah
Gedung Pemerintah di Afghanistan Diserang, 15 Orang Tewas

Jalalabad (beritajatim.com) - Setidaknya 15 orang tewas  di kota Jalalabad, Afghanistan timur, Selasa, ketika orang-orang bersenjata menyerang sebuah gedung pemerintah. Mereka menjebak puluhan orang di dalam, setelah seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di gerbang pintu masuk, kata para pejabat dan saksi.

Mengutip reuters, serangan itu mengindikasikan situasi keamanan yang mengerikan di negara tersebut setelah 17 tahun perang. Negara Islam semakin mengklaim serangan terhadap target sipil bahkan ketika tekanan membangun untuk pembicaraan damai antara pemerintah yang didukung Barat dan Taliban.

Tidak ada klaim tanggung jawab segera, meskipun Taliban mengeluarkan pernyataan menyangkal keterlibatan.

Setelah beberapa jam di mana tembakan dan ledakan intermiten dapat didengar, juru bicara pemerintah provinsi Attaullah Khogyani mengatakan insiden itu tampaknya berakhir dengan dua pria bersenjata tewas dan banyak bangunan hancur.

Dia mengatakan sedikitnya 15 orang telah tewas dan 15 orang terluka. Meskipun jumlah totalnya meningkat ketika pekerja penyelamat mencari lokasi tersebut. Sohrab Qaderi, seorang anggota dewan provinsi setempat mengatakan delapan tewas dan sebanyak 30 orang terluka.

Komite Penyelamatan Internasional, sebuah organisasi kemanusiaan yang bekerja di Afghanistan, mengatakan, salah satu stafnya seorang insinyur air dan sanitasi, termasuk di antara yang tewas.

Seorang saksi, seorang pejalan kaki bernama Obaidullah mengatakan, serangan itu dimulai ketika sebuah mobil hitam dengan tiga penumpang berhenti di pintu masuk ke sebuah gedung yang digunakan oleh departemen urusan pengungsi dan seorang pria bersenjata muncul, menembaki dia.

Seorang penyerang meledakkan diri di gerbang dan dua pria bersenjata memasuki gedung itu, di sebuah area dekat toko dan kantor pemerintah, tambahnya. Beberapa menit kemudian, mobil itu meledak, melukai orang di jalan, kata Obaidullah. "Kami melihat beberapa orang terluka dan membantu membawa mereka pergi," tambahnya.

Ketika pasukan keamanan mengepung daerah itu, tembakan dan apa yang tampak sebagai ledakan granat tangan dan terlihat awan asap hitam di langit.

Sohrab Qaderi, seorang anggota dewan provinsi setempat, mengatakan sekitar 40 orang tampaknya telah ditangkap di dalam gedung yang terbakar awal serangan itu.

Ketika serangan itu berakhir, tidak segera jelas apa yang terjadi pada mereka. Negara Islam telah mengklaim sejumlah serangan baru-baru ini di kota.

Khogyani mengatakan serangan itu terjadi saat pertemuan dengan LSM yang menangani isu-isu terkait pengungsi. Kepala departemen dan beberapa orang lainnya dibawa ke tempat yang aman, katanya.

Korban yang ada menambah jumlah korban di Afghanistan. Di provinsi barat Farah, 11 orang tewas ketika bus mereka terkena bom pinggir jalan, kata para pejabat.

Juga pada hari Selasa, penyerang tak dikenal menangkap 22 orang dari kendaraan di jalan raya yang menghubungkan Kabul dan Gardez, sebuah kota penting di provinsi timur Paktia. [azz/suf]

Tag : bom

Komentar

?>