Minggu, 22 Juli 2018

Eksekutif Turki Dijebloskan ke Penjara

Kamis, 12 Juli 2018 00:00:50 WIB
Reporter : Arini Dwi Sholikatin
Eksekutif Turki Dijebloskan ke Penjara

Turki (beritajatim.com) - Lima eksekutif Turki dihukum penjara selama 22 tahun karena keterlibatannya dalam bencana tambang batu bara yang terjadi pada Mei 2014. Putusan tersebut disampaikan oleh pengadilan Turki pada Rabu (11/7/2018).

Bencana tersebut telah menewaskan 301 orang dalam sebuah kebakaran yang menyapu habis tambang batu bara di kota Soma. Kematian itu disebabkan oleh karbon monoksida yang menyebar melalui tambang oleh api. Itu merupakan bencana industri yang terburuk di dunia pada abad ini.

Pemerintah yang terlalu dekat dengan pimpinan industri menyebabkan protes massal. Karena pada waktu itu, Tayyip Erdogan yang masih menjabat sebagai perdana menteri sempat mengatakan bahwa bencana tersebut adalah bagian dari pekerjaan yang disebut takdir.

Operator tambang Soma Holding sempat membantah adanya kelalaian yang menjadi sebab dalam kejadian tersebut.

Dalam putusannya, pengadilan menghukum manager umum dan dan manager teknis dengan dijatuhi hukuman 22 tahun penjara. Sedang, dua pejabat Soma Holding lainnya dihukum 19 tahun, dan pimpinan perusahaan dijatuhi 15 tahun penjara.

Sembilan karyawan lainnya dengan hukuman penjara yang lebih singkat dan membebaskan 37 dari 51 terdakwa yang telah dituduh dalam dugaan pembunuhan terencana atau pembunuhan disengaja.

Kecelakaan ditempat kerja merupakan kejadian yang umum di Turki. Dimana perebutan untuk memenuhi permintaan pasar melonjak tinggi yang disebabkan oleh pesatnya tingkat pertumbuhan dan standar keamanan untuk pekerja yang kurang baik.

Karena Turki mempunyai catatan keselamatan pekerja tambang yang buruk, dan setiap tahunnya ada ratusan pekerja yang tewas. Pemerintah pemperketat peraturan yang berkaitan dengan keselamatan pekerja dan menerapkan hukuman yang berat bagi pelanggar pada 2014 setelah bencana Soma tersebut. [arn/suf]

Sumber : reuters.com
Tag : turki

Komentar

?>