Sabtu, 20 Oktober 2018

Kalah Pemilu dan Diduga Korupsi, Najib Kehilangan Uang 72 Koper

Jum'at, 18 Mei 2018 11:37:53 WIB
Reporter : -
Kalah Pemilu dan Diduga Korupsi, Najib Kehilangan Uang 72 Koper

Kuala Lumpur (beritajatim.com) - Kepolisian Malaysia 'menyita 72 tas koper berisi uang tunai, perhiasan, dan 284 kardus berisi tas mewah' dalam penggeledahan di rumah mantan PM Najib Razak.

Kepala Badan Tindak Pidana Polisi Diraja Malaysia, Datuk Seri Amar Singh Ishar Singh, seperti dikutip media di Malaysia mengatakan, pihaknya melakukan penggeledahan serentak di enam lokasi, termasuk kediaman pribadi Najib Razak.

Dikatakannya barang-barang yang disita tersebut semata-mata terkait dengan penyelikan skandal 1MDB.

Nama Najib disebut-sebut dalam dugaan skandal korupsi lembaga dana pemerintah 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Saat melakukan penggeledahan di kediaman Najib, polisi terpaksa memanggil dua tukang kunci untuk membuka brankas.

Pengacara Najib mengatakan brankas itu "tidak pernah dibuka dalam tempo dua dekade karena kuncinya hilang".

Sebelumnya PM Malaysia yang baru, Mahathir Mohamad, membela tindakan kepolisian yang menggeledeh rumah dan apartemen pribadi Najib di Kuala Lumpur secara maraton mulai dari Rabu malam hingga Kamis (17/5).

Mahathir mengatakan penggeledahan rumah pribadi mantan penguasa yang baru saja kalah dalam pemilu Rabu lalu (9/5) merupakan prosedur operasional standar dan semestinya kepolisian memiliki alasan.

"Saya pun tak dapat maklumat (pemberitahuan mengenai penggeledahan). Ini kerja kepolisian. Saya percaya serbuan (penggeledahan) dilakukan karena polisi mempunyai cukup alasan untuk melaksanakannya," kata Mahathir.

Hingga kini pihak berwenang belum mengumumkan perkara yang dihadapi Najib Razak terkait dengan penggeledahan, namun sejumlah laporan menyebutkan tindakan polisi itu berhubungan dengan penyelidikan terkait skandal korupsi di badan investasi negara Malaysia, 1MDB.

Najib Razak menerima dana US$681 juta di rekening pribadinya menjelang pemilihan umum Malaysia pada tahun 2013 lalu. [bbc/lat]

Sumber : inilah.com
Tag : malaysia

Komentar

?>