Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Di Kediri Juga Heboh Buku SD Bertuliskan Yerusalem Ibukota Israel

Minggu, 14 Januari 2018 18:16:06 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Di Kediri Juga Heboh Buku SD Bertuliskan Yerusalem Ibukota Israel

Kediri (beritajatim.com) - Buku pelajaran sekolah dasar (SD) menyebut Yerusalem sebagai ibu kota Israel juga ditemukan di Kota Kediri. Materi pelajaran tersebut ada di Buku Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VI.

Hasil penelusuran beritajatim.com menyebutkan, buku tersebut merupakan cetakan penerbit PT INTAN PARIWARA yang masih menggunakan metode pembelajaran Kurikulum Tingkat Satuan Pendidik (KTSP) atau Buku Sekolah Elektronik (BSE). Buku ditemukan di SD Negeri Sukorame 1. Temuan ini diperkirakan juga ada di sekolah lain yang masih menggunakan kurikulum KTSP.

Kepala SDN Sukorame 1, Zeta Dewi mengaku kaget mengetahui isi buku tersebut. Dia tidak menyangka buku pelajaran untuk siswanya juga terdapat isi yang sama seperti di beberapa daerah lainnya.

"Saya kaget, karena saya sendiri tidak tahu dan setelah dibaca ternyata di isi buku IPS kelas VI ini juga menyebutkan ibu kota Israel adalah Yerussalem," ujarnya.

Buku pelajaran SD mata pelajaran IPS terbutan merupakan terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 dan diperbanyak oleh PT INTAN PARIWARA. Didalam buku pelajaran KTSP atau BSE pengarang I.S. Sadiman - Shendy Amalia  terdapat Bab pelajaran tentang ibu kota negara-negara Asia.

Pada halaman 64 dalam materi nama-nama negara yang termasuk ke dalam wilayah Benua Asia Barat, disitu tertulis jika Yerussalem merupakan ibu kota Israel. Pihak sekolah langsung memberitahu siswa kelas VI, jika Israel tidak memiliki ibu  kota.

Buku pelajaran IPS kelas VI cetakan PT INTAN PARIWARA tersebut di sekolah Kota Kediri menjadi buku inventaris sekolah. Buku tersebut dibeli dengan menggunakan dana Biaya Opersional Siswa (BOS). Buku dengan halaman sekitar seratus lebih itu memiliki harga sebesar Rp 13.700.

Isi dari buku IPS kelas VI SD ini memang sempat menjadi ramai diperbincangkan. Menyusul keputusan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel. Pengakuan Trump mendapat protes dari berbagai negara termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pasalnya, dikhawatirkan bakal mengganggu proses perdamaian antara Israel dan Palestina, yang sedang terhenti saat ini. [nng/suf]

Tag : palestina

Komentar

?>