Sabtu, 22 September 2018

Mantan Bos Yakuza Ditangkap Setelah Foto Tatonya Jadi Viral

Jum'at, 12 Januari 2018 12:35:03 WIB
Reporter : Farah Velda
Mantan Bos Yakuza Ditangkap Setelah Foto Tatonya Jadi Viral
Shigehari Shirai, Pensiunan Bos Yakuza Jepang

Lopburi (beritajatim.com) - Shigehari Shirai, pensiunan bos Yakuza, geng kriminal terbesar di Jepang, ditangkap setelah foto tatonya viral di facebook, pada Rabu (11/01/18)

Dilansir dari dailymail.co.uk (12/01/18), Shirai telah melarikan diri dari Jepang pada tahun 2003, setelah ia diduga terlibat pembunuhan seorang bos faksi saingannya yang tujuh anggota gengnya ditangkap dan dipenjara selama 12 sampai 17 tahun. 

Pada saat itu, bos Yakuza tersebut juga telah terlibat dalam beberapa pertempuran berdarah di Jepang. 

Ia juga dikenai hukuman karena memasuki Thailand secara ilegal dan akan dipindah untuk menghadapi tuntutan di Jepang.

Pria 74 tahun tersebut telah menghindari polisi selama 14 tahun dan telah bersembunyi di kediaman istri thai-nya sampai foto dia bermain dam di sebuah meja diunggah ke facebook oleh seorang pria Thailand. 

Disebutkan bahwa, foto viral bertelanjang dada tersebut sedang memperlihatkan tato terkait gengnya dan telah dibagikan lebih dari 10,000 kali, hal ini membuat polisi Jepang mudah mengidentifikasi Shirai.

Selain tato, jari kelingking kiri Shirai yang hilang juga menjadi bukti bahwa Ia adalah Yakuza. Anggota Yakuza sering mengiris ujung jari untuk menebus kesalahan yang ia lakukan.

"Tersangka mengakui bahwa dia adalah pemimpin subkelompok Yakuza Kodokai," ungkap juru bicara polisi Thailand Jenderal Wirachai Songmetta. Kelompok tersebut mengacu pada afiliansi kelompok yakuza terbesar Jepang, Yamahuchi-gumi.

Menurut wakil kepala kepolisian kerajaan Thailand, Vorachai Songmattha, petugas polisi Thailand telah mengumpulkan bukti untuk membawa Shigeharu Shira ke pengadilan dalam tiga kasus. 

Yang pertama adalah imigrasi ilegal, hal ini dapat dikenai hukuman penjara sampai 3 tahun. 

Dakwaan kedua berada di kerajaan tanpa izin. Pemenjaraan tidak melebihi 2 tahun. Tuduhan ketiga adalah hukuman asing imigrasi. 

Terkait dengan ini, ketiga kasus tersebut harus diserahkan ke pengadilan Thailand sebelum dikirim ke polisi Jepang.

Yakuza muncul dalam kekacauan pasca perang Jepang, dan menjadi organisasi kriminal berat yang terlibat dalam segala hal mulai dari perjudian, narkoba, dan pelacuran. 

Selain penjualan obat terlarang dan perjudian, yang merupakan cara tradisional mereka untuk menghasilkan uang, para gangster juga telah memasuki bisnis konstruksi, keuangan dan keamanan.[far/ted]

Tag : yakuza

Berita Terkait

    Komentar

    ?>