Sabtu, 23 September 2017

Serangan Teror Barcelona Tewaskan 13 Orang

Jum'at, 18 Agustus 2017 08:06:39 WIB
Reporter : -
Serangan Teror Barcelona Tewaskan 13 Orang
foto/cnn

Barcelona (beritajatim.com) - Sedikitnya 13 orang tewas dan 80 lainnya cedera dalam insiden sebuah mobil barang yang menabrak kerumunan di daerah wisata Las Ramblas di Barcelona, Spanyol, Kamis sore (17/8/2017) waktu setempat.

BBC melaporkan, mobil tersebut melaju kencang di kawasan pejalan kaki dan polisi memperlakukannya sebagai aksi terorisme.

Pimpinan wilayah Katalan mengatakan, dua orang sudah ditangkap sementara laporan media Spanyol menyebutkan seorang tersangka lain tewas dalam tembak menembak di pinggiran kota.
Para saksi mata melihat mobil barang secara sengaja menabrak orang-orang sebelum berhenti.

Polisi juga sudah menerbitkan foto dari seorang pria bernama Driss Oubakir, yang menyewa mobil barang yang digunakan menabrak para pejalan kaki tersebut. Media setempat menyebut dia berumur 20-an tahun dan lahir di Maroko. Dinas Layanan Darurat meminta warga untuk menjauhi kawasan tersebut.

Laporan-laporan dari tempat kejadian mengatakan orang-orang mencari tempat perlindungan di toko-toko dan cafe-cafe. Koran El Pais melaporkan bahwa supir mobil barang itu melarikan diri tanpa kenderaan setelah menjatuhkan belasan orang.

Steven Turner -yang bekerja di sekitar tempat kejadian- mengatakan kepada BBC bahwa rekan-rekannya melihat sebuah mobil yang menabrak kerumunan orang. "Saya melihat sekitar tiga atau empat orang terbaring di jalanan."

Kantor berita Reuters menyebutkan Dinas Layanan Darurat sudah meminta penutupan kereta bawah tanah dan stasiun kereta di sekitar tempat kejadian. Seorang mahasiswa yang tinggal di Barcelona, Marc Esparcia yang berusia 20 tahun, mengatakan kepada BBC bahwa ia mendengar suara keras dan semua orang mencari perlindungan.

"Banyak orang dan banyak keluarga, tempat itu merupakan salah satu yang paling banyak dikunjungi di Barcelona. Saya kira beberapa orang ditabrak. Sangat mengerikan, Terjadi kepanikan, Mengerikan," ucap Esparcia.

Saat diwawancarai BBC, ia mengatakan sedang berada dalam salah satu warung kopi di tempat itu untuk berlindung.

Masih belum jelas rincian dari insiden di Barcelona ini, namun di beberapa kawasan Eropa --seperti Prancis, Jerman, dan Inggris-- mobil digunakan para militan untuk melakukan serangan. [inilah.com]

Komentar

?>