Minggu, 22 Oktober 2017

Pelajar Tuban Doakan Palestina, Kecam Israel

Jum'at, 28 Juli 2017 12:35:29 WIB
Reporter : M Muthohar
Pelajar Tuban Doakan Palestina, Kecam Israel

Tuban (beritajatim.com) - Sedikitnya 140 pelajar yang berasal dari Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah, Kabupaten Tuban melakukan aksi turun jalan solidaritas kemanusiaan dengan mengecam serangan dan kekerasan yang dilakukan Israel, Jumat (28/7/2017).

Dalam aksinya, pelajar bersama dengan guru itu melakukan "Gelar Sajadah" untuk melakukan shalat Ghoib dan mendoakan para umat Islam yang menjadi korban kekerasan di Palestina. Tak hanya itu, mereka juga melakukan aksi sosial dengan galang dana yang hasilnya akan dikirimkan ke Palestina.

Aksi solidaritas itu diawali dengan berjalan kaki yang dilakukan para pelajar dari sekolah mereka yang ada di jalan Gajah Mada, Kota Tuban. Dengan membawa berbagai poster dan juga spanduk mereka berjalan menuju Alun-alun Kota Tuban sambil melakukan orasi.

"Warga Palestina mengalami penjajahan, penistaan dan kemerdekaan mereka dirampas oleh Israel. Sudah sepekan ini Masjid Al-Aqsho yang menjadi simbol agama menjadi tempat berdarah," Abdul Majid Tamum, salah satu guru SMA Muhmmadiyah Tuban saat melakukan orasi.

Para pelajar yang meneriakkan Save Paletina itu membacakan tujuh poin penyataan sikapnya di depan kantor Pemerintah Kabupaten Tuban. Diantaranya adalah mendesak PBB memberikan sangsi tegas kepada Israel dan mengirim angkatan militer perdamaian untuk memukul mundur Israel serta Negara Timur Tengah harus bersatu dan hentikan ekspor minyak ke Amerika.

"Pemerintah Jokowi-JK harus menyatakan sikap untuk perdamaian dengan mengirim angkatan perang untuk membantu Palestina. Aksi ini poinnya adalah solidaritas, kita respon dari sisi kemanusiaan kami," tambahnya.

Sementara itu, setelah beberapa menit melakukan orasi di depan Kantor Pemkab Tuban, para pelajar tersebut langsung masuk ke alun-alun Kota Tuban untuk "Gelar Sajadah". Kemudian mereka melakukan shalat Ghoib untuk umat Islam yang meninggal dunia akibat kekejaram Israel.

"Kami berharap dan berdoa semoga ke depan di Palestina kembali hidup damai," ujar Endang Purwanti, pelajar kelas 12 SMA Muhammadiyah Tuban yang ikut dalam aksi solidaritas itu. [mut/but]

Komentar

?>