Kamis, 22 Februari 2018
Dibutuhkan Wartawan Kriminal di Surabaya, Usia Maks 27 Tahun, S1, Punya Pengalaman, Kirim lamaran ke beritajatim@gmail.com

Australia Gagalkan Penyeludupan Narkoba Senilai Rp 8 T

Rabu, 05 April 2017 16:14:51 WIB
Reporter : -
Australia Gagalkan Penyeludupan Narkoba Senilai Rp 8 T
foto: Australian Federal Police

Melbourne (beritajatim.com) - Polisi Australia menyita narkoba jenis sabu atau crystal methamphetamine 903 kg, dioerkirakan mencapai harga pasar di jalanan Australia sekitar A$898m (sekitar Rp8 triliun).

Dua orang yang ditangkap itu sama-sama asal Melbourne, masing-masing berusia 53 dan 36 tahun. Mereka dijerat pasal penyelundupan obat bius.

Terbongkarnya praktik penyelundupan terbesar dalam sejarah Australia itu diungkapkan Menteri Kehakiman Michael Keenan.

Polisi Federal Australia (Australian Federal Police - AFP) menyebutkan, obat-obat bius itu disembunyikan di antara papan-papan lantai kapal yang berlayar ke Melbourne.

Perdana Menteri Malcolm Turnbull memuji keberhasilan polisi membongkar penyelundupan itu, dan menyebut para penyelundup narkoba sebagai 'saudagar kematian.'

"Ini jumlahnya hampir satu ton. Jadi ini suatu keberhasilan dalam perlindungan perbatasan kit dan sukses besar polisi kita dalam membongkar penyelundupan besar-besaran itu."

Pihak berwenang menyebut, obat-obat bius itu kemungkinan berasal dari Asia, namun tak dijelaskan dari negeri mana.

"Kita bisa lihat metoda penyembunyian obat-obatan itu yang cukup canggih," kata perwira polisi Australia, Neil Gaughan.

Dua orang yang ditangkap itu sama-sama asal Melbourne, masing-masing berusia 53 dan 36 tahun.

Pada tahun 2015, pemerintah Australia membentuk satgas nasional untuk menanggulangi maraknya penggunaan crystal methamphetamine yang di Indonesia dikenal sebagai sabu.

Langkah ini diambil menyusul laporan Komisi Kejahatan Australia yang menyimpulkan bahwa sabu itu merupakan zat paling membahayakan di antara narkoba yang dikonsumsu masyarakat secara ilegal.

Sumber : bbc.com
Tag : narkoba

Komentar

?>