Rabu, 20 September 2017

NU Minta Aparat Waspadai Masuknya ISIS ke Indonesia 2017

Sabtu, 03 September 2016 08:49:19 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
NU Minta Aparat Waspadai Masuknya ISIS ke Indonesia 2017

Trenggalek (beritajatim.com) – Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mencium agenda gerakan islamic state iraq and syiria atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ke tanah air pada tahun 2017 mendatang.

Hal tersebut ditandai dengan tertangkapnya sejumlah warga negara China berpaspor Turki yang hendak melakukan teror bom, jelang tahun baru 2016 lalu.

Ketua Umu PBNU Said Aqil Siradj saat berkunjung di Kabupaten Trenggalek minta seluruh aparat keamanan untuk meningkatkan kewaspadaanya.

ISIS akan masuk ke Indonesia secara massif tahun mendatang. Mereka tengah membangun jaringan melalui Filipina Selatan dan juga Sinciang.

“NU siap membantu pihak keamanan dalam mengendalikan radikalisme dengan membangun karakter bangsa,” ujarnya.

Masih katana, NU menyatakan, rasa keprihatinannya terhadap ormas-ormas berbasis NU yang lahir paska reformasi seperti, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), majelis mujahidin, ansor tauhid, jamaah islamiyah dan jihat islami yang cenderung radikal.

“Khusus ormas Takfil Wal Hijroh yang paling radikal diantara lainnya. Ormas ini lahir di Mesir tahun 1980. Ditambah lagi AlQaedah dan ISIS sekarang ini,” imbuhnya.

NU minta masyarakat membentengi diri dari pengaruh radikalisme yang tidak pernah diajarkan oleh para kiai-kiai NU mulai dari pusat hingga ke bawah. (nng/ted)

Tag : isis terorisme

Komentar

?>