Selasa, 16 Oktober 2018

Blar! Ledakan Guncang Ibukota Afghanistan, 80 Tewas

Minggu, 24 Juli 2016 07:38:44 WIB
Reporter : -
Blar! Ledakan Guncang Ibukota Afghanistan, 80 Tewas

Kabul - Sedikitnya 80 orang tewas setelah sebuah ledakan mematikan terjadi pada Sabtu (23/7/2016) di ibu kota negara Afghanistan, Kabul, saat unjuk rasa damai berlangsung.

Sebelumnya, korban bom bunuh diri yang meledak di tengah-tengah unjuk rasa kelompok minoritas Hazara itu diketahui berjumlah 61 orang tewas dan 207 lainnya luka-luka.

Sebuah pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan sebanyak 80 orang tewas dan 231 luka-luka. Rumah sakit-rumah sakit setempat berusaha memberikan pertolongan bagi para korban yang dilarikan ke rumah sakit.


Ledakan itu terjadi pada tengah hari saat ribuan orang sedang berunjuk rasa menentang perubahan jalur listrik utama.

Insiden itu juga menghancurkan jendela gedung-gedung dan rumah-rumah di sekitarnya.

Lapangan Dehmazang dijadikan para demonstran sebagai pusat kegiatan setelah mereka dilarang pasukan keamanan melakukan aksi jalan kaki menunju Pasthonistan Watt.


Pasthonistan Watt adalah persimpangan di Kabul tengah, yang berlokasi tak jauh dari Istana Kepresidenan.

Demonstrasi kelompok "Gerakan Pencerahan", sebagian besar dari kalangan minoritas Hazaras, mulai dilangsungkan pada Sabtu pagi.

Para pemimpin protes sedang berupaya membangun tenda-tenda serta mempersiapkan para pengunjuk rasa untuk bermalam di lapangan itu sebelum ledakan terjadi.

Hingga kini, penyebab terjadinya ledakan masih belum diketahui. Namun, sumber tidak resmi mengatakan ledakan tersebut berasal dari pengebom bunuh diri.

Sementara itu, laporan-laporan media mengatakan kelompok militan ISIS telah menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu. Kelompok gerilyawan Taliban membantah terlibat dalam serangan.

Presiden Afghanistan, Mohammad Ashraf Ghani, dan Kepala Eksekutif, Abdullah Abdullah, mengutuk keras serangan.

Mereka memerintahkan pihak berwenang untuk memberikan bantuan medis terbaik kepada para korban insiden maut itu.

Sumber : inilah.com

Komentar

?>