Rabu, 17 Oktober 2018

Taliban Tolak Pembicaraan Damai

Minggu, 06 Maret 2016 16:28:05 WIB
Reporter : -
Taliban Tolak Pembicaraan Damai

Taliban mengatakan tidak akan berpartisipasi dalam pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan sampai pasukan internasional meninggalkan negara tersebut.

Pembicaraan damai secara langsung antara dua pihak yang berkonflik ini diharapkan akan dimulai di Pakistan pada pekan depan antara Taliban dan Afghanistan, Pakistan, Cina dan AS.

Taliban melawan pemerintah Afghanistan setelah digulingkan dari kekuasaan pada 2001 lalu.

Pembicaraan antara dua pihak telah dilakukan sejak tahun lalu.

Pada Februari 2016 lalu, Quadrilateral Coordination Group, yang beranggotakan perwakilan dari Afghanistan, Pakistan, Cina dan AS, bersikeras pembicaraan damai akan digelar pada awal Maret.

Tetapi laporan itu dibantah dalam pernyataan yang disampaikan pada Sabtu ini.

"Kami menolak seluruh rumor dan dengan tegas mengatakan bahwa pemimpin Islam Arab tidak menunjuk seseorang untuk berpartisipasi dalam pertemuan tersebut," seperti pernyataan Quadrilateral Coordination Group.

"(Islam Arab) sekali lagi mengulangi pernyataan bahwa kecuali pendudukan Afghanistan dihentikan, daftar hitam akan dikurangi dan tahanan yang tidak bersalah akan dibebaskan, negosiasi seperti itu akan sia-sia dan menyesatkan serta tidak akan menghasilkan kesimpulan apapun," jelas pernyataan itu.

Taliban meminta agar serangan udara AS di wilayah mereka dihentikan sebelum pembicaraan dilakukan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan korban sipil di Afghanistan meningkat pada tahun 2015 mencapai angka yang tertinggi, sebesar empat persen, dengan 3.500 warga sipil tewas dan 7.500 orang lainnya terluka.[air/BBC]

Sumber : BBC
Tag : afghanistan

Komentar

?>