Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Penyebar Video Ceramah Habib Bahar Sedang Diburu Polisi

Jum'at, 07 Desember 2018 16:45:17 WIB
Reporter : -
Penyebar Video Ceramah Habib Bahar Sedang Diburu Polisi

Jakarta (beritajatim.com) - Polri mengatakan akan memburu penyebar video ceramah Habib Bahar bin Smith.

Habib Bahar sendiri dilaporkan berdasarkan ceramah di Palembang pada tahun 2017 yang diupload dan viral di media sosial.

"Perkembangan penyidikan selanjutnya pasti penyidik akan mencari penyebar video," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jumat (7/12/2018).

Syahar mengatakan penyebar video ceramah Habib Bahar bisa dikenakan UU ITE. Saat ini penyidik masih melakukan pemberkasan kasus Habib Bahar selagi mencari penyebar video ceramah Habib Bahar. "Dikenakan UU ITE karena meng-upload melalui media sosial," ucap Syahar.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah resmi menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus dugaan Diskriminasi etnis dan ras. Meski sudah menjadi tersangka, penyidik tak langsung menahan Habib Bahar.

"Benar bahwa hasil gelar perkara penyidik, HBS telah ditetapkan sebagai tersangka , telah dilakukan pemeriksaan , paraf dan penandatanganan BAP oleh tersangka dan pengacaranya," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono, Jumat (7/12/2018).

"Tentunya ada pertimbangan penyidik. dalam kuhap kan ketentuan pasal 21 ada pertimbangan objektif dan subjektif. Tentunya ini ada pertimbangan subjektif. Ada tiga hal disitu bahwa penyidik meyakini tidak melarikan diri, tidak mengulangi perbuatan, dan tidak menghilangkan barang bukti. Tentunya penyidik meyakini HBS ini kooperatif dan tidak dilakukan upaya penahanan. Namun proses penyidikan tetap lanjut," imbuh dia.

Habib Bahar diancam dengan Pasal 16 UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2). [jat]

Sumber : inilah.com

Komentar

?>