Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Komentar di Youtube, Kades di Tuban Tantang NU dan Banser

Rabu, 21 Nopember 2018 10:19:20 WIB
Reporter : M Muthohar
Komentar di Youtube, Kades di Tuban Tantang NU dan Banser

Tuban (beritajatim.com) - Sebuah akun youtube bernama Suseno Ediyono yang mengaku sebagai Kepala Desa (Kades) Kablukan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban membuat geger warga masyarakat terutama di kalangan nitizen, Rabu (21/11/2018).

Pasalnya, akun bernama Suseno Ediyono tersebut telah memberikan ujaran kebencian saat berkomentar dalam sebuah video di youtube.com. Dalam komentarnya, akun yang mengaku sebagai kades itu menantang semua warga Nahdlatul Ulama (NU) dan juga Banser yang ada di Indonesia.

Dari data yang berhasil dihimpun beritajatim.com, akun bernama Suseno Ediyono tersebut memberikan komentar berupa ujaran kebencian dalam video ceramah Gus Muwafik yang bertema "Jangan Nantang Perang NU". Di laman komentar, akun bernama Suseno Ediyono itu memberikan beberapa komentar yang mengumpat para warga NU dan juga Banser.

"JANC***KKK NU (NAHDLATUL ULAMA), PENGOTOR DUNIA," salah satu komentar Suseno Ediyono, dalam komentarnya di dalam video ceramah Gus Mwafiq yang berjudul Gus Muwafik Mengejutkan Peringatannya "Jangan nantang perang NU".

Bahkan, saat diperingatkan oleh akun lain, akun bersama Suseno Ediyono itu justru malah menantang serta menghujat Banser dan orang NU seluruh Indonesia. Bahkan, dalam komentarnya secara gamblang menjelaskan bahwa ia merupakan Kepala Desa Kablukan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban.

Dengan tersebarnya komentar ujaran kebencian yang diduga dilakukan Kades Kablukan, Kecamatan Bangilan, Tuban itu pihak Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Bangilan, Tuban telah melakukan tabayun. Yang mana, pihaknya MWC telah mendatangi rumah kades untuk melakukan klarifikasi terhadap kades tersebut.

Setelah adanya pertemuan antara MWC dengan Kades Kablukan itu muncul surat permintaan maaf yang bertanda tangan yang bersangkutan serta diketahui oleh Camat Bangilan, Tuban. Namun, kasus tersebut hari ini akan dilaporkan kepada pihak kepolisian Polres Tuban.

"Pagi ini MWC NU akan tetap melaporkan Kades Kablukan ke Polres Tuban. Saya atasnama perwakilan dari NU Cabang Tuban akan mendapangi MWC NU Bangilan untuk melaporkan resmi," terang Didik Purwanton Wakil Ketua PC NU Tuban.

Sementara itu, belum ada keterangan secara pasti dari Suseno Ediyono selaku Kepada Desa (Kades) Kablukan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. Belum diketahui secara pasti apa motif dari Kades tersebut yang memberikan komentar hujatan dan menantang Banser serta warga NU itu.[mut/kun]

Tag : viral nu banser

Komentar

?>