Senin, 19 Nopember 2018

Korban Masih Trauma, Polisi Serahkan Motor Korban Begal Sadis

Selasa, 30 Oktober 2018 14:25:31 WIB
Reporter : M Muthohar
Korban Masih Trauma, Polisi Serahkan Motor Korban Begal Sadis

Tuban (beritajatim.com) - Jajaran Polres Tuban terlah berhasil mengungkap dan menangkap dua pelaku yang merupakan begal sadis di jalanan sepi yang terjadi di kawasan persawahan Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Selain menangkap pelaku petugas juga menemukan barang bukti sepeda motor korban yang belum sempat di jual oleh pelaku. Kini jajaran Polres Tuban mengembalikan sepeda motor kepada korbannya secara cuma-cuman tanpa dipungut biaya sedikitpun, Selasa (30/10/2018).

Penyerahan sepeda motor korban kejahatan itu diakukan oleh Kapolres Tuban,  AKBP Nanang Haryono kepada Shinta Dewi Susanti (19), gadis yang menjadi korban begal di jalanan sepi. Yang mana sepeda motor honda beat warna merah milik korban itu belum sempat dijual oleh pelakunya.

"Pelaku belum sempat menjual barang buktinya. Sepeda motor ini kita serahkan kepada pemiliknya secara cuman-cuman, tidak dipungut biaya apapun," terang AKBP Nanang Haryono, Kapolres Tuban dalam kesempatan itu.

Kapolres Tuban menghimbau kepada masyarakat khususnya bagi para cewek-cewek untuk tidak jalan atau berkendara sendirian di jalan-jalan yang sepi. Pasalnya, biasanya pelaku kejahatan jalanan selalu mengincar korbannya yang terlihat lemah maupun perempuan yang sendirian. "Kita menghimbau pada semua, khususnya para anak-anak cewek untuk tidak berkendara sendirian di jalan sepi," harapnya.

Sementara itu, Shinta Dewi Susanti (19), gadis Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban yang menjadi korban begal sadis itu masih mengalami trauma. Kondisi luka lebam pada mata dan luka-luka pada kaki serta tangannya juga masih belum sembuh total akibat pembegalan itu.

"Kami berterima kasih kepada Polisi yang telah menangkap pelaku begal anak saya ini. Dia sudah mulai masuk kerja, tapi masih trauma. Kalau kerja sekarang ya diantar," ujar Sutrisno (42), yang merupakan ayah dari gadis korban begal itu.

Seperti diberitakan sebelum, Shinta Dewi Susanti (19), menjadi korban pembegalan di jalan sepi Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Tuban pada hari Jumat (19/10/2018) lalu. Akibat kejadian itu korban mengalami luka-luka serta sepeda motor dan HP milik korban raib dibawa pelaku.

Dalam kasus itu pihak kepolisian Polres Tuban telah berhasil menangkap dua orang pelaku dan terpaksa ditembak polisi. Keduanya adalah Rusminto (48), warga Desa Kowang, Kecamatan Semanding dan Sunarko (27), warga Dusun Tlogonongko, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Tuban.[mut/kun]

Tag : begal curanmor

Komentar

?>