Kamis, 15 Nopember 2018

Curi Ponsel di Ponpes, Jefri Ditahan Polisi

Rabu, 17 Oktober 2018 19:34:25 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Curi Ponsel di Ponpes, Jefri Ditahan Polisi

Gresik (beritajatim.com) - Jefri (20), warga Desa Tambak, Kecamatan Tambak Pulau Bawean, Gresik ditangkap Polsek Bungah karena mencuri tiga ponsel serta mata uang asing milik Siti Muaminah (51) salah satu pengasuh di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ulum Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Gresik. Akibat kejadian itu, kini Jefri meringkuk di penjara Polsek Bungah.

Kasus ini terungkap berawal saat Siti Muaminah yang sedang tidur di ruangan, saat terbangun mengetahui tiga ponselnya yang sedang dicharge serta uang Real miliknya sebanyak 10 lembar, ditambah satu uang lembar Yuan China, tidak ada di tempat.

Mengetahui barang miliknya tidak ada di tempat, korban mengecek keluar rumah ternyata pintu jendela sudah terbuka. Diduga pelaku masuk dengan cara merusak kawat berduri jendela kamar mandi. "Pelaku masuk ke ruangan saya melalui jendela. Setelah itu mengambil ponsel serta mata uang Real dan Yuan," ujar Siti Muaiminah, Rabu (17/10/2018).

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 3 juta. Anehnya korban malah tidak melaporkan kejadian ini ke polisi. "Korban tidak melaporkan ke kami. Tapi, pas saat mengamankan pelaku pencurian. Ada salah satu barang milik korban," tutur Kapolsek Bungaj AKP Achmad Said.

Sewaktu mengamankan pelaku, kata Achmad Said, identitasnya mengarah pada Jefri. Sebab, usai tertangkap yang bersangkutan mengaku pernah mencuri di Ponpes Mambaul Ulum. "Atas perbuatannya itu pelaku kami jerat dengan pasal 363 KHUP," ungkapnya.

Sementara, Jefri mengaku dirinya terpaksa mencuri karena untuk memenuhi kebutuhan hidup dan berfoya-foya. "Saya menyesal telah melakukan pencurian dan tidak ingin mencuri lagi," pungkasnya. [dny/kun]

Komentar

?>