Selasa, 18 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Penjelasan Rendra Terkait Dolar Singapura yang Disita KPK

Jum'at, 12 Oktober 2018 10:03:07 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Penjelasan Rendra Terkait Dolar Singapura yang Disita KPK

Malang (beritajatim.com) - Bupati Malang Rendra Kresna menjelaskan 15 ribu dolar Singapura yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah pribadinya adalah koleksi. Bukan hasil dari pemberian gratifikasi.

"Ya KPK, di rumah pribadi saya menyita satu amplop dolar Singapura 15 ribu, sebanyak 15 lembar terdiri seribu dolar perlembar," kata Rendra, Jumat (12/10/2018).

Rendra membantah jika itu adalah uang hasil gratifikasi. Menurutnya, seluruh uang dolar itu adalah koleksi, sebab memiliki nomor seri 999. Ia akan mengkonfirmasi hal itu, saat pemeriksaan dilakukan oleh KPK.

"Di amplop itu tertulis 999 jadi itu memang koleksi. Semuanya nomor seri 999. Mana mungkin itu gratifikasi kalau nomor serinya sama 999," ujar Rendra.

Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan sejumlah tempat terkait penyidikan kasus yang menjerat Bupati Malang Rendra Kresna. Dalam penggeledahan di rumah dinas Bupati Rendra, KPK menyita uang 15 ribu dolar Singapura.

"Dari sejumlah lokasi penggeledahan, Penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik, dan sejumlah uang, yakni rumah dinas Bupati 15.000 dolar Singapura," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. [luc/suf]

Komentar

?>