Minggu, 21 Oktober 2018

Silaturrahmi ke Ponpes Mambaus Sholihin, Kapolda Ajak Perangi Berita Hoax

Rabu, 26 September 2018 12:17:02 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Silaturrahmi ke Ponpes Mambaus Sholihin, Kapolda Ajak Perangi Berita Hoax

Gresik (beritajatim.com) - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik. Kunjungan orang nomor satu di Kepolisian Jatim itu diterima langsung oleh pengasuh Ponpes Mambaus Sholihin, KH. Masbuchin Faqih.

Selain bersilaturrahmi ke Ponpes Mambaus Sholihin. Irjen Pol Luki Hermawan juga akan berkunjung ke ulama lainnya yang memiliki ponpes di Jawa Timur. "Kunjungan saya kesini ingin bersilaturrahmi dengan pengasuh Ponpes Mambaus Sholihin Gresik. Sebagai pejabat baru hal seperti ini akan terus ditingkatkan khususnya ulama-ulama di Jatim," ujarnya kepada wartawan, Rabu (26/09/2018).

Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan, terkait kunjungannya ke ulama maupun pengasuh ponpes juga berkaitan dengan tahun politik. Sebab, ada dua agenda politik yang bersamaan. Yakni, pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) tahun depan.

"Kami juga sekalian minta doa restu agar pelaksanaan pileg dan pilpres berjalan aman. Pasalnya, di tahun politik banyak bermunculan berita hoax dan ujaran kebencian," tuturnya.

Terkait dengan itu kata Irjen Pol Luki Hermawan, dirinya meminta tidak terpengaruh dengan berita hoax dan ujaran kebencian. Karena itu, sebagai aparat penegak hukum meminta kepada kiai dan ulama agar hal tersebut tidak terjadi di Jatim.

"Saya minta kepada kiai utamanya pengasuh ponpes bisa membantu supaya berita hoax dan ujaran kebencian bisa dicegah," ungkapnya.

Sementara pengasuh Ponpes Mambaus Sholihin KH. Masbuchin Faqih mengatakan, kedatangan Kapolda Jatim hanya minta doa demi kepentingan rakyat. Utamanya saat berlangsung pesta demokrasi pileg dan pilpres.

"Hanya minta doa supaya aman, dan saya menghimbau kepada masyarakat tidak boleh saling menghujat meski kita berbeda agama maupun golongan," pungkasnya. [dny/kun]

Komentar

?>