Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Tak Terima Ditegur, Pemuda Asal Bawean Tusuk Anak Ibu Kos

Kamis, 20 September 2018 20:46:23 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Tak Terima Ditegur, Pemuda Asal Bawean Tusuk Anak Ibu Kos

Gresik (beritajatim.com) - Muhammad Syahibul Izza (23) warga asal Sangkapura Pulau Bawean, Gresik, harus berurusan dengan polisi. Hal ini karena pemuda tersebut menusuk Bintang Maulana (17), anak ibu kosnya sendiri dengan pisau. Akibat perbuatannya itu, Maulana mengalami luka di kedua pipi dan telinga setelah terkena sabetan pisau.

Kasus penusukan itu terjadi di rumah kos Jalan RA.Kartini Gresik. Saat itu, korban Maulana sedang turun tangga dari lantai dua rumahnya. Bersamaan dengan itu pelaku naik ke lantai dua dengan hentakan kaki. Sehingga terdengar suara berisik.

Mengetahui itu Tri Andriani ibu kos, menegur Maulana. Namun, disangka ulah anaknya sendiri. Setelah diketahui Maulana yang melakukan. Tri Andriani menyudahi permasalahn itu dan masuk kedalam rumah. Tidak berhenti disitu. Maulana berupaya menegur pelaku. Dia melempar santal ke lantai dua. Namun mengenai tembok. Akhirnya bocah SMA itu menghampiri kamar pelaku hendak menegur secara baik-baik.

"Pintunya digedor. Pelaku keluar kamar dan terjadi cekcok," ujar Panit Reskrim Polsek Kebomas Ipda Moch Dawud, Kamis (20/09/2018). Sehingga, suasana kos-kosan pun menjadi ramai. Tri Andriani yang saat itu berada di dalam rumah keluar naik ke lantai dua. Berusaha melerai. Tepat di tengah-tengah. Namun, pelaku tidak puas. Dia masuk ke dalam kamar mengambil pisau. Dengan arogan dia menusukkan pisau kearah depan.

Tidak mau terjadi apa-apa terhadap ibunya, Maulana pasang badan. Pelaku terus secara membabi buta menusukkan pisau itu. Akhirnya mengenai pipi kanan dan kiri serta telinganya. "Ibunya teriak minta tolong. Seorang bernama Tari datang menolong,” imbuhnya.

Korban dibawa ke Puskemas terdekat. Kemudian, dirujuk ke RS Petro untuk mendapat perawatan medis. Ibu korban tidak terima. Dia lapor ke Polsek Kebomas. “Pelaku kami amankan. Statusnya sudah tersangka,” ujarnya.

Mantan Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik itu menyebutkan. Anggota sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Sejumlah saksi telah diperiksa. Satu buah pisau disita sebagai barang bukti. “Tersangka dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” pungkasnya. [dny/kun]

Komentar

?>