Rabu, 19 September 2018

Sebar Video Porno di Facebook

Kapolres Malang: Think Before Click Jika Tak Mau Dipenjara

Jum'at, 14 September 2018 17:47:45 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Kapolres Malang: Think Before Click Jika Tak Mau Dipenjara

Malang (beritajatim.com)  - Think before click. Berfikirlah dahulu sebelum mengirim dan mengunggah sesuatu apapun lewat media sosial seperti facebook. Hal inilah yang ditekankan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, pasca menangkap seorang pria pengunggah video mesum di ruang tamu.

“Tolong think before click lah. Hati-hati untuk memposting atau menyebarkan di grup yang membernya banyak. Apalagi kontenya video porno, dilihat banyak orang dan tidak pada tempatnya,” himbau Kapolres Malang.

Kata Ujung, pihaknya mengajak masyarakat luas cerdas dan memanfaatkan media sosial sebijak mungkin. Karena di facebook penggunanya juga banyak anak dibawah umur.

“Ini juga bagian efek jera, agar masyarakat tidak main-main. Karena mentransmisikan konten-konten porno di media sosial diatur dalam undang-undang,” beber Ujung.

Ujung melanjutkan, tersangka pengunggah di laman facebook Komunitas di Malang Raya, mengaku memperoleh video mesum itu dari kawanya. Kemudian diunggah dan di tonton 400 ribu member di facebook.

“Kami masih menyelidiki juga siapa pemeran dalam video tersebut. Bisa jadi kedua pasangan itu bukan warga Kabupaten Malang,” pungkas Ujung.

Akibat mengunggah konten video mesum, Ibnu Arif (31), warga Jalan Ahmad Yani, Desa Codo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, di jerat pasal 29  UU nomer 44 tahun 2008 tentang pornografi. Serta, pasal 27 ayat 1 tahun 2016 tentang ITE. Ancaman hukumannya, 6 tahun penjara. (yog/ted)

Tag : video mesum

Komentar

?>