Rabu, 24 Oktober 2018

Dituntut 17 Tahun Penjara, Pengedar Ganja 'Mewek'

Selasa, 07 Agustus 2018 22:49:01 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Dituntut 17 Tahun Penjara, Pengedar Ganja 'Mewek'

Surabaya (beritajatim.com) - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Putu Parwati dari Kejati Jatim menuntut pidana penjara selama 17 tahun kepada Ayuk Shelsy Handayani (23), Moch Aminulloh (38) dan Moch.Wahyudi (36), bandar yang kedapatan memiliki 12 kg ganja siap edar.

Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (7/8/2018) itu, JPU mengatakan bahwa ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran hukum dengan memiliki menyimpan menjual atau menjadi kurir narkotika jenis ganja tanpa memiliki izin dari pihak yang berwenang.

"Kami memohon agar kiranya Majelis Hakim yang terhormat menghukum ketiga terdakwa selama 17 penjara," ujar Jaksa dalam tuntutannya. Selain itu, terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 miliar, serta Subsidaer (3) tiga bulan kurungan.

Adapun dasar dari JPU menjerat ketiga terdakwa, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa Ayuk tampak 'mewek' di persidangan, dia shock dengan lamanya tuntutan yang diajukan Jaksa.

Fariji SH dari LBH LACAK selaku kuasa hukum ketiga terdakwa merasa keberatan atas tuntutan JPU, dirinya berniat untuk memperjuangkan hak hak para klien-nya. Fariji berencana akan melakukan upaya pembelaan secara tertulis (Pledoi) yang akan dibacakan pada persidangan mendatang.

"Saya sangat prihatin atas tuntutan Jaksa yang menjatuhkan tuntutan sama terhadap ketiga terdakwa, karena yang perempuan itu hanya membantu suaminya. Dia tidak tau jika barang yang di dalam kardus itu adalah ganja, saya akan berupaya melakukan pembelaan pekan depan," ujar Fariji.

Terjadinya perkara tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait adanya penyalagunaan narkoba yang dilakukan oleh terdakwa. Tepatnya pada Sabtu 3 Maret 2018 sekira pukul 16.30 WIB. Petugas dari BNNP Jawa Timur menangkap M. Aminulloh sesaat setelah menerima paketan berupa dua kardus berisi narkoba jenis ganja.

Di kardus pertama, berisi 10 bungkus kopi bubuk yang setiap bungkus kopi tersebut berisi ganja, begitu pula kardus yang kedua berisi 14 bungkus kopi  berisi ganja, jumlah keseluruhan ada 24 bungkus ganja dengan berat total 12,240 gram.

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku bahwa barang tersebut milik terdakwa Shelsy istri terdakwa M.Wahyudi (berkas terpisah) yang sedang menunggu di warkop di Desa Kalang Anyar, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Hingga akhirnya atas kesigapan tim BNNP Jatim dapat menangkap terdakwa Shelsy dan M.Wahyudi setelah diberi informasi oleh M. Aminulloh. [uci/suf]

Tag : narkoba

Komentar

?>