Rabu, 22 Agustus 2018

KPK Panggil Achmad Silahuddin dalam Kasus Pencucian Uang Taufiqurrahman

Senin, 06 Agustus 2018 10:38:17 WIB
Reporter : Hendra Brata
KPK Panggil Achmad Silahuddin dalam Kasus Pencucian Uang Taufiqurrahman

Jakarta (beritajatim.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota DPRD Jawa Timur Achmad Silahuddin dalam kasus yang menjerat Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman. Jianto diperiksa dalam penyidikan.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu diperiksa penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU). "Yang bersangkutan dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi dengan tersangka TPPU TFR (Taufiqurrahman, red)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (6/8/2018).

Sebelumnya, pada Selasa (31/7/2018) lalu, dalam kasus ini KPK juga memeriksa kakak Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Abdul Halim Iskandar. "Intinya saya ditanyakan apa yang saya tahu tentang Taufiqurrahman sebagai bupati. Sudah gitu saja," kata Abdul Halim usai diperiksa.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Taufiqurrahman sebagai tersangka TPPU pada 8 Januari 2018. Taufiqurrahman disangkakan melanggar Pasal 3 dan/atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Dalam pengembangan perkara, KPK menemukan dugaan penerimaan-penerimaan lain yang dilakukan oleh Taufiqurrahman terkait "fee" proyek, "fee" perizinan, dan "fee" promosi atau mutasi jabatan selama periode 2013-2017 dengan nilai sekitar Rp5 miliar.

Taufiqurrahman diduga telah membelanjakan penerimaan hasil gratifikasi berupa kendaraan yang diatasnamakan orang lain, tanah, dan uang tunai ataupun dalam bentuk lainnya.

Sebelum dijerat dengan TPPU, Taufiqurrahman ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap soal mutasi dan promosi jabatan di Pemkab Nganjuk. Taufiqurrahman diduga mengalihkan gratifikasi yang diterimanya dari 2013 hingga 2017. KPK menyebut ada transfer pembelian mobil menggunakan nama orang lain hingga pembelian aset berupa tanah. (hb/kun)

Komentar

?>