Rabu, 22 Agustus 2018

Pengedar Sabu Diringkus di Lampu Merah Kedung Cowek

Jum'at, 03 Agustus 2018 17:36:03 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Pengedar Sabu Diringkus di Lampu Merah Kedung Cowek

Surabaya (beritajatim.com) - Tiga kali melakukan pengedaran narkoba jenis sabu-sabu, Dani Mardi warga Desa Sumberkarang, kab. Mojokerto dan Frendo Rio, warga Desa Watukrnongo, Keb. Mojokerto, akhirnya diringkus Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya.

"Penangkapan bermula dari laporan masyarakat tentang adanya dua orang yang hendak melakukan transaksi narkoba di Jalan Kedung Cowek Surabaya," kata Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol Yusuf Wahyudiono, kepada wartawan, Kamis (3/8/2018).

Awal mula penangkapan dua pengedar sabu ini berdasarkan adanya laporan yang diterima Tim Idik II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Dengan komando AKP Moch. Yasin, anggota melakukan peyelidikan dan pada Kamis (19/7) sekira pukul 17.00 WIB.

"Kedua tersangka berhasil berhasil diringkus di perempatan lampu merah Jalan Kedung Cowek Surabaya," sebut Yusuf,

Dari kedua tersangka diamankan barang bukti tujuh paket sabu-sabu dengan berat 10,48 gram dan dua unit handphone.

Menurut pengakuan kedua tersangka, sambung Kompol Yusuf, mereka mendapatkan sabu tersebut dari seorang berinisial Banteng (DPO) yang dibeli dengan sistem ranjau seharga Rp.1,2 juta per gramnya. Sabu akan dijual kembali dengan paketan kecil sesuai pesanan konsumen.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kini kedua pelaku diamankan di Polrestabes Surabaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut dan kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukumam pidana mati, atau pidana seumur hidup. [gil/but]

Tag : narkoba

Komentar

?>