Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Karena Selingkuh, Wanita Ini Diduga Palu Sang Suami Hingga Tewas

Selasa, 17 Juli 2018 19:45:28 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Karena Selingkuh, Wanita Ini Diduga Palu Sang Suami Hingga Tewas

Surabaya (beritajatim.com) - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rosyid mendatangkan saksi Sauman dalam sidang perkara pembunuhan dengan terdakwa Desy Ayu Indriani terhadap suaminya Fendik Tri Oktasari. Sauman adalah ayah dari terdakwa.

Dari keterangan Simaun inilah akhirnya terungkap jika sebelum peristiwa pembunuhan itu, percekcokan antara terdakwa dan korban sering terjadi. "Kalau menurut keterangan anak saya (terdakwa), suaminya berselingkuh. Katanya dua kali," jelas Simuan di hadapan majelis hakim yang diketuai FX Hanung, Selasa (17/7/2018).

Simaun juga menegaskan, palu yang ditunjukkan di persidangan diakuinya milik anaknya. "Palu itu milik anak saya. Ditemukan di rumah," tambahnya.

Mendengar keterangan Simaun yang berbelit-belit dan terkesan melindungi anaknya itu, salah satu anggota majelis hakim yaitu Agus Hamzah menanyakan kematian korban apakah juga dijelaskan oleh terdakwa. "Kalau selingkuh, saudara diberitahu anaknya. Tapi penyebab kematian karena apa, masak tidak diberitahu," ujar hakim Agus kepada Simaun.

Pertanyaan itu membuat Simaun semakin tersudut dan akhirnya memilih mengaku tidak mengetahuinya. "Saya tidak tahu, cuma dikabari kalau suaminya meninggal dengan gantung diri begitu saja," jawab Simaun.

Simaun yang dihadirkan bersama besannya yaitu Slamet juga terlihat gelagapan. Hal itu terlihat ketika Slamet menuding bahwa kematian anaknya itu rekayasa. "Itu rekayasa pak hakim. Anak saya dibunuh sama istrinya," protesnya.

Namun tudingan itu dipertanyakan oleh salah satu anggota majelis hakim lainnya yaitu Sifa’urosidin. "Saudara apa tahu sendiri atau dari orang lain," tanya Sifa’urosidin dan dijawab saksi Slamet bahwa dirinya tahu dari pemberitaan di media.

Slamet bahkan membenarkan bahwa hubungan anaknya dan terdakwa setiap hari diwarnai dengan percekcokan. "Iya sering cek cok dan anak saya juga pernah mengatakan ingin pisahan (cerai)," pungkas Slamet.

Terhadap keterangan Simaun san Slamet, terdakwa membenarkan semua. "Kalau palu memang milik saya," kata terdakwa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fendik Tri Oktasari (27) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Jalan Sawah Gede I, Surabaya. Dari kematian yang tak wajar itu, akhirnya diketahui bahwa korban telah dibunuh istrinya Desy Ayu Indriani. Motifnya, Desy emosi lantaran suaminya pernah dipergoki dua kali berselingkuh dan dikejar-kejar utang sebesar Rp 15 juta. [uci/kun]

Tag : pembunuhan

Komentar

?>