Senin, 24 September 2018

Bersama dengan Kadis Kominfo Mojokerto

Mantan Wakil Bupati Malang Dipanggil KPK

Selasa, 10 Juli 2018 11:02:50 WIB
Reporter : Hendra Brata
Mantan Wakil Bupati Malang Dipanggil KPK

Jakarta (beritajatim.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Mantan Bupati Malang Subhan dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR) dan Izin Mendirikan Bangunan (IBM) atas pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto.

Selain itu, KPK juga memanggil Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Mojokerto Akhmad Jazuli, Direktur CV Sumajaya Citra Abadi Achmad  Surgawi, dan Nabielano (swasta).

''Mereka dipanggil untuk tersangka MKP (Mustofa Kamal Pasa, Bupati Mojokerto, red),'' kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (10/7/2018).

Febri tidak menjelaskan kaitan mereka dalam kasus ini. Dia hanya mengatakan, mereka dipanggil sebagai saksi. ''Semuanya diperiksa sebagai saksi,'' kata Febri.

Seperti diketahui, dalam kasus pembangunan menara telekomunikasi Mustofa yang merupakan Bupati periode 2010-2015 dan periode 2016-2021 ditetapkan sebagai tersangka bersama OKV (Ockyanto), Permit and Regulatory Division Head PT. Tower Bersama Infrastructure dan OW (Onggo Wijaya), Direktur Operasi PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo). Dugaan hadiah atau janji (suap) yang diterima oleh Mustofa terkait perizinan menara telekomunikasi ini adalah sekitar Rp. 2,7 Miliar.

Adapun dalam kasus kedua, Mustofa ditetapkan sebagai tersangka bersama ZAB (Zainal Abidin), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Mojokerto periode 2010-2015. Mustofa bersama-sama ZAB diduga menerima fee dari proyek-proyek di lingkungan Pemkab Mojokerto, termasuk proyek pembangunan jalan di Tahun 2015 dan proyek lainnya. Dugaan penerimaan gratifikasi setidak-tidaknya Rp. 3,7 miliar. [hen/but]

Komentar

?>