Senin, 24 September 2018

Mengaku Gangguan Jiwa, Penembak Kaca Mobil Kepala Dinas Minta Bebas

Senin, 25 Juni 2018 22:29:52 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Mengaku Gangguan Jiwa, Penembak Kaca Mobil Kepala Dinas Minta Bebas

Surabaya (beritajatim.com) - Royce Muljanto, terdakwa penembakan mobil milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Surabaya, Ery Cahyadi meminta pada majelis hakim membebaskannya dari tuntutan tiga bulan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam pleidoi yang diajukan terdakwa melalui kuasa hukumnya Ardiansyah Kartanegara menyatakan bahwa Royce mengalami gangguan jiwa berat.

Adanya gangguan kejiwaan berat ini berdasarkan penjelasan psikiater dari RS Bhayangkara, dr Agnes Martaulina Haloho SpKJ pada sidang sebelumnya yang menyatakan terdakwa mengalami gangguan jiwa berat. "Penjelasan psikiater ini kami kaitkan dengan pasal 44 ayat 1 KUHP tentang perbuatan yang tak bisa dipertanggungjawabkan karena pelaku kurang sempurna akalnya. Ini yang jadi dasar dalam pleidoi," jelasnya, Senin (25/7/2018).

Dengan dasar itu pula, maka dari tiga dakwaan yang sebelumnya diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni membawa senjata api, melakukan pengancaman pada korban, dan melakukan perusakan atau pasal 406 KUHP sebenarnya tak terbukti. Pada dakwaan perusakan, mereka menggunakan pasal 44 ayat 1 KUHP sebagai dasar pembelaan agar terdakwa tak dihukum. "Royce sudah dirawat sejak sebelum kejadian penembakan itu," ujarnya.

Sedangkan JPU Ali Prakoso yang diberi kesempatan menanggapi pleidoi, memilih mengajukan replik pada Rabu depan. "Saya akan menyiapkan replik minggu depan," katanya.

Untuk diketahui, kasus ini berawal saat mobil pribadi Ery Cahyadi, Toyota Innova warna hitam bernopol L 88 EC diberondong peluru oleh Royce, Rabu siang (14/3/2018). Penembakan itu terjadi saat mobil parkir di rumah Eri di Perumahan Puri Kencana Karah, Jambangan, Surabaya.

Dari hasil olah TKP, terdapat sebelas peluru yang ditemukan petugas. Peluru-peluru tersebut bersarang di bodi bagian belakang mobil. Royce ditangkap polisi di KFC Ahmad Yani setelah mobilnya termonitor di Bundaran Waru.

Royce nekat melakukan aksinya, lantaran sakit hati kepada Ery Cahyadi yang sudah menyegel dan membongkar bengkel moge miliknya di Jalan Ketintang Madya nomor 111, Surabaya. Tak lama kejadian tersebut, Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan tersangka dan melakukan penyidikan atas kasus ini. [uci/kun]

Tag : penembakan

Komentar

?>