Selasa, 17 Juli 2018

Jaksa Kembali Gagal Datangkan Ahli, FPI Kecewa

Senin, 25 Juni 2018 16:05:31 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Jaksa Kembali Gagal Datangkan Ahli, FPI Kecewa

Surabaya (beritajatim.com) - Sidang anggota FPI, M Faisal Arifin alias Itong kembali ditunda lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mahfud Effendi dan Basuki Wiryawan kembali gagal mendatangkan ahli dalam perkara ini.

Sesuai jadwal, harusnya dua ahli didatangkan oleh JPU. Dua ahli tersebut adalah ahli bahasa dari Unesa, Andik Yuliyanto dan ahli ITE Dendy Eka Puspawadi dari Kominfo Jawa Timur.

Namun, sidang yang sudah ditunggu sejak pagi inipun akhirnya ditunda oleh majelis hakim yang diketuai Sigit Sutriyono lantaran ketidakhadiran dua ahli tersebut. Sigit pun langsung memerintahkan agar dilakukan penjemputan paksa pada sidang berikutnya.

Andry Ermawan dan Anandyo Susetyo SH,MH yang akrab disapa Anton selaku kuasa hukum terdakwa mengaku kecewa atas penundaan sidang. Sebab, penundaan bukan hanya sekali ini namun sebelumnya juga sudah dilakukan penundaan dengan alasan yang sama.

"Kami sangat kecewa dengan penundaan sidang ini. Karena kita sudah menunggu lama, sejak pagi tapi akhirnya ditunda," ujar Andry yang juga dibenarkan Anton, Senin (25/6/2018).

Pihak kuasa hukum terdakwa juga menagih ke majelis hakim terkait permintaan penangguhan penahanan terhadap terdakwa. Namun oleh majelis hakim masih dipertimbangkan.

Selain itu lanjut Andry, pihaknya juga sudah mempersiapkan saksi meringankan untuk membuktikan bahwa terdakwa tidak bersalah dalam kasus ini. Terdakwa M Faisal menjalani sidang dugaan penyebaran informasi yang menimbulkan kebencian di media sosial (medsos).

Dari penyebaran informasi ini, M Faisal yang tinggal di Bulak Jaya 2, Semampir, Surabaya, dijerat pasal berlapis dari UU No 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya itu, belasan anggota FPI Surabaya dan Jatim mengawal mulai sebelum hingga proses sidang itu berjalan. Mengenakan baju dan celana putih, mereka mengiringi terdakwa Faisal Arifin sejak dibawa dari ruang tahanan PN hingga masuk ruang sidang.

Beberapa kali teriakan Allahuakbar terdengar di area PN itu. Sementara setelah terdakwa menjalani sidang, sebagian anggota FPI berada di luar ruangan. [uci/kun]

Komentar

?>