Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Dipijat, Alat vital Tersenggol, Rizky Cabul Dua Bocah

Kamis, 21 Juni 2018 14:28:19 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Dipijat, Alat vital Tersenggol, Rizky Cabul Dua Bocah

Surabaya(beritajatim.com) - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya menahan M Rizky Aziz (19) warga Perum Green Ambasador, Benowo ke Hotel Prodeo Polrestabes Surabaya.

Sebab pria yang juga kos di Jalan Kandangan Mulya, Surabaya ini telah berbuat bejat yakni melakukan aksi cabul terhadap dua bocah berusia 8 tahun sebut saja dengan inisial AD dan FD.

Kepada petugas pria berpostur tubuh tinggi ini mengatakan kalau aksi cabul terhadap bocah itu sudah dilakukan dua kali pertama pada Jum'at 8 Juni 2018 pukul 19.00 WIB dan Selasa 12 Juni 2018.

"Mereka saling kenal karena, kontrakan korban ada dibelakang kos pelaku," kata Kasat Reskrik Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Kamis (21/6/2018).

Dari sudah saling kenal itu, korban kerap main ke tempat kos yang disana kedua korban diminta untuk memijit pelaku.

Disaat itu tangan AD tak disengaja menyenggol kemaluan pelaku.

Ternyata senggolan itu membuat, Rizky terangsang dan kemaluan mejadi tegang. Akhirnya posisi tubuh pelaku awal terlungkup menjadi terlentang.

"Lalu saya buka resleting dan kemudian barang saya keluarin dalam posisi tegang," aku Rizky kepada petugas.

Melihat hal itu, FD sempat melontarkan ucapan "wow, wih gedene rek," ucapnya ke pelaku.

Agar kedua bocah tidak penasaran, pelaku ini meminta AD untuk memegang penis dan selanjutnya FD juga dimintanya namun ditolak, untuk memuaskan nafsunya Rizyk ini memaksa korban untuk menghisap kemaluan.

"FD satu menit kalau AD setengah menit," jelaskan Rizky.

Meskipun telah mengancam pada kedua bocah ingusan dengan mengatakan "Ojok omong sopo-sopo yo (jangan bilang siapa-siapa ya)," tepat saja perlakukan tidak wajar itu terbongkar karena kecurigaan  orang tua korban yang melihat anaknya kerap main dikos pelaku.

"Dari curiga itu, korban diminta berkata terus terang apa yang membuat kerasan di tempat pelaku," papar Sudamiran.

Mendengar cerita sang anak, membuat orang tua tidak terima hingga melaporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

Pengakuan lainnya, akibat mudahnya terangsang, membuat Rizky tidak melakukan pada dua bocah itu saja. Melainkan juga dengan pacarnya sendiri. [ted]

Tag : cabul

Komentar

?>