Selasa, 17 Juli 2018

Baru Dua Jam Curi motor, Dicky Diciduk Polisi

Sabtu, 16 Juni 2018 16:18:12 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Baru Dua Jam Curi motor, Dicky Diciduk Polisi

Surabaya (beritajatim.com) - Dicky Imam (27) warga Tambak Wedi Gang Soleman I No 8 Surabaya ketahuan mencuri motor. Perbuatan melanggar hukum itu katanya terpaksa dilakukan karena menganggur dan tidak punya uang.

Pada hari Sabtu tanggal 26 Mei 2018 pukul 20.00 WIB, dia berhasil menggondol sepeda motor Yamaha NMax nopol AG-3218-CG. Korban adalah M Ryan Nurhaq warga Kejawan Gebang IV No 22 Surabaya.

Dua jam kemudian, pria berkulit putih dan penggaguran ini sudah dapat diamankan oleh anggota yang dipimpin langsung sama Ipda Bima Sakti Kanit Unit Resmob Polrestabes Surabaya.

"Jadi begitu dapat laporan pencurian anggota langsung ke lokasi untuk melidik sampai mendapatkan identitas pelaku, tepatnya pukul 22.00 WIB anggota sudah mengamankan Dicky di rumahnya," kata AKBP Sudamiran, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Sabtu (16/6/2018).

Bima menjelaskan, waktu pemeriksaan pelaku, Dicky mengaku melakukan kejahatan dibantu satu rekan lagi sebagai pengawas situasi dilokasi aksi pencurian.

Maka sebelum melakukan aksi pencurian, sepeda motor yamaha mio L-5784-OT yang digunakan sebagai sarana. Dicky terlebih dulu mencari rekan hingga mendapatkan Anak Baru Gede (ABG) berusia 17 tahun.

Begitu Dicky mendapatkan rekan aksinya di warung kopi daerah sekitar Darmahusada Surabaya. Sambil berboncengan ke daerah Sukolilo Surabaya sampai mendapatkan tempat aksi pencurian.

Dicky berhasil memetik motor dengan modus merusak kunci kontak dan kunci setir motor, lantaran sang pemilik Ryan sedang tidur. Meskipun sudah berhasil membawa yamaha Nmax terpakir diteras rumah Ryan.

Dalam dua jam angan-angan Dicky akan mendapat uang jutaan dari hasil penjualan motor curian kandas. Sebab Unit Resmob Polrestabes Surabaya berhasil mengetahui identitasnya dari plat nomor kendaraan pelaku yang diketahui saksi dilokasi kejadian.

Selain amankan Dicky, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor korban dan motor sarana pelaku sama alat bukti lainnya yakni satu buah kunci T dan satu buah kunci magnet.

Terbukti telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau Curanmor. Polisi menjerat Dicky  dengan pasal 363 ayat (1) ke 4e  KUHP ancaman hukuman penjara selama lamanya 7 tahun.

"Karena Adam masih dibawa umur maka tidak diamankan, tapi pemberkasan tetap berjalan sampai persidangan," pungkasnya. [gil/but]

Tag : curanmor

Komentar

?>