Sabtu, 23 Juni 2018

Pemuda Ini Ngaku Polisi lalu Begal Motor, Begini Akibatnya

Selasa, 12 Juni 2018 13:30:37 WIB
Reporter : M Muthohar
Pemuda Ini Ngaku Polisi lalu Begal Motor, Begini Akibatnya

Tuban (beritajatim.com) - Petugas kepolisian dari tim Macan Ronggolawe Sat Reskrim Polres Tuban kembali melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku begal motor dan juga jambret yang biasa beraksi di wilayah Kabupaten Tuban.

Dalam aksinya pelaku yang merupakan residivis dalam kasus kejahatan yang sama itu mengaku sebagai seorang polisi. Modusnya, pelaku memeriksa surat-surat kelengkapan dari sepeda motor milik korban yang menjadi sasarannya di tempat-tempat sepi.

Data yang dihimpun beritajatim.com, dua pelaku kejahatan jalanan yang berhasil diringkus itu masing-masing adalah Regen Sugiono (25), pemuda asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban. Dan Hartono (27), warga Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Tuban.

"Keduanya ini merupakan residivis yang baru keluar dari penjara bulan Desember lalu. Pelaku ini tidak segan-segan melukai korbannya," terang AKBP Nanang Haryono, Kapolres Tuban saat melakukan press release, Selasa (12/6/2018).

Selama ini Regen dan Hartono kerap melakukan aksinya pada malam hari di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Tuban, jalan tembus Soekarno-Hatta dan juga jalan pasar Perbon, Kota Tuban. Mereka mengincar korban yang lemah dan pemuda yang terlihat ada di sekitar lokasi tersebut.

"Satu tersangka ini mengaku sebagai anggota polisi. Kemudian meminta barang korban, seperti Handphone dan juga merampas sepeda motor," tambahnya.

Sebagai senjata untuk menakuti dan mengancam korban pelaku membawa ruyung dan juga alat strum listrik. Sehingga pelaku juga sempat menganiaya korban dengan ruyung dan menakut-nakuti korbannya dengan alat strum listrik tersebut.

"Setelah adanya laporan tim Macan Ronggolawe ini berhasil mengungkap kasus yang menjadi atensi masyarakat ini. Pelaku juga pernah melakukan aksinya di Lamongan, dan juga Bojonegoro," pungkasnya.

Dari penangkapan kedua pelaku itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti sebanyak 6 unit handphone, tiga sepeda motor dan juga barang bukti lainnya. Kedua pelaku juga terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas lantaran berusaha melakukan perlawanan saat ditangkap oleh petugas. [mut/but]

Tag : curanmor

Komentar

?>