Kamis, 21 Juni 2018

Warga Binaan Lapas Kediri Produksi Tenun Ikat

Selasa, 05 Juni 2018 16:44:28 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Warga Binaan Lapas Kediri Produksi Tenun Ikat

Kediri (beritajatim.com) - Meskipun berada dalam masa tahanan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kediri, tetapi beberapa orang narapidana justru mampu berkreasi. Mereka membuat kerajinan tenun ikat khas Kediri.

Ada sejumlah narapidana perempuan yang berhasil menciptakan karya seni ini. Sebelumnya mereka mendapatkan pelatihan khusus selama tiga bulan terakhir, sejak Maret 2018 lalu.

Kepala Lapas Kelas II A Kediri, Kusmanto Eko Putra berharap, setelah keluar dari menjalani masa tahanan, para narapidana bisa berkarya dan memiliki daya saing.

"Kegiatan ini juga merupakan program dari Direktorat Jendral Permasyarakatan. Seluruh Lapas yang ada di Indonesia diwajibkan memiliki produk unggulan di masing masing daerah. Di Kediri ini ada kerajinan tenun ikat yang khas," kata Kusmanto Eko Putra, Selasa (5/6/2018).

Meski belum profesional, namun para narapidana ini memiliki niat untuk berkaya. Hasil tenun karya mereka bakal didistribusikan kepada salah satu pemilik kerajinan tenun ikat di sentra Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Saat awal pelatihan, para narapidana ini masih terlihat kesulitan dalam menenun. Namun setelah diberi pengarahan secara terus menerus dan diajari secara tekun, akhirnya mereka mulai terbiasa.

Pada saat pelatihan awal, hanya empat orang perempuan yang terjun dalam seni menenun ini. Tetapi sekarang, jumlahnya bertambah hingga 10 orang warga binaan.

Kini mereka sangat antusias. Tetapi, karena masih dalam proses pembelajaran, hasilnya pun belum sebaik karya tenun ikat khas Kediri yang ada di Kelurahan Bandar Kidul.

Dalam rentang waktu seminggu, para narapidana ini hanya bisa memproduksi kain tenun ikat sepanjang dua hingga tiga meter meter saja. Pihak Lapas yakin, kelak mereka bisa menjadi profesional.

Untuk diketahui, alat produksi tenun ikat yang dipakai menenun warga binaan ini merupakan hasil bantuan CSR dari Bank Indonesia Perwakilan Kediri. Ialah Alat Tenun Bukan Mesin atau ATBM sama seperti yang dipakai di sentra tenun ikat. (nng/ted)

Tag : lapas kediri

Komentar

?>