Jum'at, 17 Agustus 2018

Tiga Terdakwa Pembunuhan dan Perkosaan Divonis Mati

Kamis, 31 Mei 2018 02:21:21 WIB
Reporter : Zamachsari
Tiga Terdakwa Pembunuhan dan Perkosaan Divonis Mati

Bangkalan (beritajatim.com) - Tiga orang terdakwa pembunuhan dan pemerkosaan di pantai Rongkang, yakni Jeppar, Muhammad, dan Moh hajir divonis hukuman mati oleh majelis Hakim Pengadilan Negri (PN) Bangkalan, Madura, Rabu (30/5/2018).

"Kita vonis para terdakwa dengan hukuman mati," terang Hakim Ketua Bawono Efendi dalam sidang putusan yang digelar di PN setempat.

Lebih lanjut Bawono menjelaskan, ketiga terdakwa ini terbukti melakukan pembunuhan berencana kepada Ahmad dan Ani Fauziyah Laily di pantai Rongkang, Kwanyar.

"Para pelaku dijerat dengan pasal berlapis 340 KUHP jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP. Kemudian, pasal 81 ayat (1) jo pasal 76 D UU 35/2014 tentang Perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Dan, UU 17/2016 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," imbuhnya.

Ketiganya dinyatakan bersalah, bersama-sama melakukan pembunuhan berencana dan pemerkosaan kepada anak di bawah umur. Meski demikian, pihak PN masih memberikan kesempatan pada para tersangka untuk melakukan banding terhadap vonis yang dijatuhkan pengadilan.

Sementara itu Joko selaku Penasihat Hukum terdakwa mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan para terdakwa dan keluarganya. Untuk menentukan melakukan banding atau tidak. "Kita masih koordinasi dengan terdakwa dan korban," pungkasnya.

Sidang di PN Bangkalan tersebut juga menjadi perhatian ribuan masa dari berbagai desa di Kecamatan Kwanyar dengan mendatanggi PN setempat. Mereka medesak para hakim PN memvonis para tersangka dengan pasal terberat. Karena, para terdakwa ini, tidak berprikemanusiaan dan sangat biadab memperlakukan korban, sepasang kekasih yakni Ahmad (20) dan Ani Fauziah (17).

Kasus ini bermula saat mayat sejoli ini ditemukan, Sabtu (22/7/2017) silam. Setelah dilakukan pengembangan dan penyidikan, ternyata keduanya adalah korban pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh para terdakwa. [sar/suf]

Tag : pembunuhan

Komentar

?>