Jum'at, 20 Juli 2018

Polisi Ringkus Penadah Tiga Ton Besi Proyek Tol

Jum'at, 25 Mei 2018 20:08:26 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Polisi Ringkus Penadah Tiga Ton Besi Proyek Tol

Gresik (beritajatim.com) - Satreskrim Polres Gresik, akhirnya berhasil meringkus penadah tiga ton besi proyek tol milik Waskita Beton Precast. Dua tersangka yakni Muddeh (25), warga Desa Kamondung, Kecamatan Omben, Sampang, dan Aan Chunaifi (23), warga Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik tidak berkutik saat ditangkap di Jalan Raya Desa Dungus Cerme.

Kedua orang tersebut diduga kuat menjadi penadah besi curian. Pasalnya, truk dan pick up yang mengangkut tiga ton besi berhenti di tempat tinggal mereka.

Polisi pun mengamankan keduanya. Setelah menjalani pemeriksaan, mereka ditetapkan sebagai tersangka. Akibatnya, harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolres Gresik.
"Mereka berdua yang menerima  besi hasil curian," kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik Ipda Moch Dawud, kemarin (25/05/2018).

Dia menjelaskan, kasus pencurian tersebut tidak berhenti disini. Ada dugaan keterlibatan pelaku lain. Aktor utama belum ditemukan. Sepuluh orang yang diamankan sebelumnya statusnya kuli. Oleh sebab itu, kami tengah menyelidiki lebih dalam. "Ada dugaan orang dalam yang terlibat dalam kasus ini. Karena, tersangka yang sebelumnya atas perintah," ungkap Dawud.

Sebelumnya, sepuluh orang ditangkap karena mencuri besi di proyek tol PT Waskita Beton Precast di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik. Para pelaku adalah Kurniadi (38), Wajib (46), Erik (24), Agus (31),  Karmen (37), Yasmani (45), Nardi (35), dan Hariono (27), mereka semua warga asal Bojonegoro.

Sementara, dua pelaku lainnya adalah Supardi (45), warga Desa Japanan, Kecamatan Gudi, Blora dan Khalifah Umar (26), warga Desa Japanan, Kecamatan Gudo, Jombang. [dny/kun]

Komentar

?>