Kamis, 21 Juni 2018

Cerita Penyidik KPK Ketika Diusir Fredrich Yunadi

Jum'at, 25 Mei 2018 17:16:37 WIB
Reporter : -
Cerita Penyidik KPK Ketika Diusir Fredrich Yunadi

Jakarta (beritajatim.com) - Pengadilan Tipikor Jakarta menghadirkan penyidik senior Ambarita Damanik sebagai saksi perintangan dan penyidikan KPK terhadap Setya Novanto dengan terdakwa dokter Bimanesh pada Jumat (25/5/2018).

Ambarita mengaku penyidik KPK sempat diusir keluar oleh mantan kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi ketika ingin melihat kondisi mantan Ketua Umum Golkar tersebut.

Ambarita sempat menolak dan bertahan ditempat Novanto dirawat karena informasi dari pemberitaan di media massa, Fredrich menjelaskan kondisi klienya tersebut mengalami sakit parah.

"Pak Fredrich meminta perawat agar mengusir kami pergi, tapi kami tetap bertahan dan sampai dia juga meminta security agar kita pergi," kata Ambarita di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Jumat (25/5/2018).

Ambarita mengungkap Fredrich menceritakan kepada media seolah mobil yang ditumpangi Novanto hancur dan adanya luka sebesar bakpao yang dialami Novanto.

"Asumsi kami kondisi Pak SN kritis dan parah," ucap Ambarita.

Ambarita menyebutkan pernyataan Fredrich berbeda dengan sejumlah orang yang berada di lantai 3 rumah sakit kelas B tersebut.

"Tapi saat itu, banyak orang dengan seragam AMPG, dan petinggi Golkar seperti Idrus Marham, Agung Laksono tapi tidak diusir ," sebut Ambarita.

Jaksa menanyakan sekelompok orang - orang tersebut memenuhi lantai 3 rumah sakit tersebut. " Saya tidak tahu, saat diusir saya tetap bertahan karena kami khawatir ada kejadian yang diluar perkiraan," jawab Ambarita.

Ambarita menyebutkan setiap ke rumah sakit, selalu banyak orang berada di sekitar ruang rawat Novanto.

"Anda tahu apa tujuan sekelompok orang itu di dekat ruang Novanto?" tanya jaksa Roy.

"Saya tidak tahu kepentingan mereka apa," jawab Ambarita.

"Apakah Pak Fredrich sempat mengusir mereka?" tanya jaksa.

"Tidak. Meski mereka yang mengusir kami tapi kami bertahan karena yang kami cari yang harus dijaga," jawab Ambarita.

Diketahui, Fredrich Yunadi dan Bimanesh diduga menjadi terdakwa perintangan penyidikan korupsi e - KTP, terhadap Setya Novanto oleh KPK. [rok]

Sumber : inilah.com
Tag : korupsi

Komentar

?>