Senin, 16 Juli 2018

Polres Gresik Buru Otak Komplotan Pencuri Hewan

Selasa, 22 Mei 2018 18:30:51 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Polres Gresik Buru Otak Komplotan Pencuri Hewan

Gresik (beritajatim.com) - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik terus mengembangkan kasus komplotan pencuri hewan. Dalam kasus tersebut polisi fokus memburu otak yang mengendalikan pencurian hewan yang meresahkan warga Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

"Kami sudah mengantongi satu tersangka lagi yang menjadi otaknya dibalik pencurian hewan itu," ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Selasa (22/05/2018).

Sebelumnya, sudah meringkus tiga tersangka komplotan pencuri hewan. Ketiga tersangka itu adalah Fajar Abrori, (25), Habib Sholahudin (25), dan Jiyanto, 40). Mereka diringkus saat di tepi waduk di perbatasan Lamongan. Saat ditangkap, polisi terpaksa menembak Fajar karena berusaha kabur saat hendak ditangkap.

"Setelah kami memeriksa ketiga tersangka diduga komplotan ini ada otak yang mengendalikan, dan kami masih memburunya," ujar Andaru.

Masih menurut Andaru, terduga yang masih buron sudah diketahui keberadannya. Namun, saat ditangkap pelaku sudah kabur terlebih dulu karena tahu ada informasi polisi sedang memburunya. "Komplotan pencuri hewan ini sudah terorganisir. Sebab, dari pengakuan ketiga tersangka saat diperiksa sudah 20 kali melakukan tindak pencurian," ungkapnya.

Selama ini, komplotan maling spesialis ternak itu sudah beraksi di tiga kecamatan. Diantaranya, kecamatan Bungah, Panceng dan Ujungpangkah. "Kami berharap korban lain yang belum melapor segera membuat laporan. Sebab, informasi tersebut sangat kami butuhkan untuk mengembangkan kasus ini," tandas Andaru. [dny/kun]

Komentar

?>