Sabtu, 23 Juni 2018

Mayat Perempuan Dikubur Tanpa Dikafani dari Keluarga Kaya

Jum'at, 18 Mei 2018 10:30:34 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Mayat Perempuan Dikubur Tanpa Dikafani dari Keluarga Kaya

Kediri (beritajatim.com)--Jenazah perempuan dikubur tanpa dikafani di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri bernama Sunarti, warga Desa Mranggen, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Ibu rumah tangga ini tergolong dari keluarga kaya.

"Keluarganya baru saja datang kemari. Mereka mencari tahu korban. Kami sampaikan bahwa jenazah korban sudah dibawa polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri," kata Diono (58), warga Desa Tegowangi. Diono adalah orang yang pertama kali menemukan korban.

Keluarga Sunarti datang satu mobil ke rumah Diono. Salah satu di antara mereka adalah ayah korban. "Kalau menurut ceritanya, orang tua korban dari keluarga berada, termasuk korban. Mobilnya saja tujuh, dan suaminya seorang kontraktor," jelas Diono.

Berdasarkan cerita yang diterima Diono, Sunarti seorang ibu rumah tangga. Dia bersuami seorang kontraktor asal Kabupaten Nganjuk. Selain di Desa Mranggen, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, korban juga memiliki rumah di Sidoarjo.

"Orang tuanya bilang, mobil korban rusak. Mereka khawatir korban ini dirampok atau kecelakaan. Tetapi kalau melihat jenazahnya, masih memakai perhiasan, berupa cincin dan gelang. Bahkan, jam tangannya juga masih terikat di lengannya," imbuh Diono.

Diono dan keluarganya berharap, Kepolisian cepat mengungkap kasus kematian korban dan menemukan pelakunya. "Semoga segera terungkap, Mas," pintanya.

Untuk diketahui, Polres Kediri telah mengantongi satu nama pelaku pembunuhan terhadap Sunarti yang mayatnya dikubur di atas makam lama dengan satu kaki keluar di TPU Desa Tegowangi.

Polisi memastikan pelaku tidak hanya satu orang. Sementara itu, kini jenazah korban masih berada di RS Bhayangkara, Kota Kediri untuk menunggu otopsi. [nng/air]

Komentar

?>