Minggu, 19 Agustus 2018

Dua Pelaku Kabur

Berlaku Kasar, Seorang Diduga Debt Collector Diamuk Massa

Sabtu, 12 Mei 2018 18:52:09 WIB
Reporter : M. Ismail
Berlaku Kasar, Seorang Diduga Debt Collector Diamuk Massa
Polisi menunjukkan senjata tajam yang disita dari pelaku

Sidoarjo (beritajatim.com) - Seorang yang diduga debt collector bernama Misbah Sugianto (49), warga Desa Kagung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, menjadi sasaran amuk massa di Desa Sruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (12/5/2018).

Sementara dua orang lagi, yakni Dika dan Irul (keduanya DPO), kabur saat hendak dihakimi massa. Mereka menjadi sasaran amuk massa karena menghentikan dan menendang korban bernama Ahfi Isfah Lana (32) warga Desa Sruni, Kecamatan Gedangan. Pemicunya, angsuran kredit motor milik Ahfi nunggak tiga bulan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tiga orang itu mulanya mengejar Ahfi usai mengantarkan isterinya. Di tengah perjalanan, ketiganya memepet motor korban hingga terjatuh.

Tiga pria tersebut mengaku dari sebuah lembaga Finance. "Mau lari kemana kamu kok tiga bulan tidak membayar cicilan," gertak salah satu pelaku ditirukan pelapor.

Setelahnya, ketiga pelaku melakukan kekerasan dengan menarik kaos korban sambil memukul dan menendang. Korban yang kesakitan lalu berteriak-teriak dan meminta tolong.

Warga yang mendengar lansung mendatangi lokasi, dua pelaku berhasil kabur dan satu pelaku bernama Misbah Sugianto menjadi sasaran amuk massa. "Beruntung ada petugas yang datang ke TKP. Pelaku kemudian diamankan di Mapolsek Gedangan untuk dimintai keterangan," kata Kapolsek Gedangan AKP Heri Siswoko.

Saat ditangkap warga, pelaku diduga menyimpan senjata tajam berupa sebilah pisau ukuran 40 cm yang diselipkan di punggung. Dua motor jenis Honda Beat warna hitam Nopol  W 5471 NL milik tersangka, dan sepeda motor Honda Vario warna putih Nopol W 6050 SG milik korban, juga diamankan di Mapolsek Gedangan.

"Pelaku yang mengalami luka lansung dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk perawatan medis. Saat ini belum bisa dimintai keterangan. Sedangkan barang bukti berupa senjata tajam beserta sarungnya juga kami sita," tegas mantan Kapolsek Wonoayu itu. [isa/suf]

Tag : perampasan

Komentar

?>