Senin, 16 Juli 2018

Nekat Cabuli Keponakan Pak RT Dukuh Karangan Dipolisian

Rabu, 02 Mei 2018 18:54:55 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Nekat Cabuli Keponakan Pak RT Dukuh Karangan Dipolisian

Surabaya(beritajatim.com) - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya membawa  Ketua RT di Dukuh Karangan, Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya.

Ketua RT berinisial ST ini dipolisikan, karena tindakan cabul terhadap anak yang masih berusia 7,5 tahun. Apalagi aksi bejat tersebut dilakukan terhadap bocah ingusan yang masih keponakannya sendiri.

"Benar kami telah amankan ST atas laporan orangtua korban yang awalnya melapor ke Polsek Wiyung, lalu laporannya dimpahkan ke Polrestabes Surabaya," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Rabu (2/5/2018).

Ketika ST dilakukan pemeriksaan, bahwa ST melakukan aksinya pertama kali terjadi pada bulan Agustus di rumah korban. "Karena pelaku ST rumahnya bersebelahan dengan korban," lanjutnya.

Untuk melakukan pencabulan dirumah tersangka dengan cara mencium bibir korban kemudian memasukan jarinya ke alamat vital korban. "Setelah saya melakukan itu, saya selalu memberikan kue kepada anaknya, dan sudah lebih dari 10 kali," aku ST dalam pemeriksaan penyidik.

Dari informasi didapat, diduga korban dicabuli disaat berada di rumah sendirian. Hal inilah, kemudian dimaanfaatkan oleh ST mencabuli, dengan memegang kelamin korban.

Terbongkarnya aksi bejat Pak RT ini setelah korban merasa kesakitan disaat kencing. Korban pun mengeluhkan hal itu ke orang tuanya. Merasa curiga, orang tua korban mendesak apa yang terjadi. 

Akhirnya, korbanpun mengaku, kalau kemaluannya sakit karena kerap dipegang oleh pamannya.Mendengar itu, orang tua korban langsung lapor ke kantor polisi. "Setelah laporan kami terima dan dilakukan visum, begitu hasilnya baru kami dilakukan penangkapan," pungkas Sudamiran.[gil/ted]

Tag : cabul

Komentar

?>