Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Disodori Tagihan, Pria Ini Todongkan Pistol ke Pegawai RS

Selasa, 01 Mei 2018 20:32:42 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Disodori Tagihan, Pria Ini Todongkan Pistol ke Pegawai RS

Jombang (beritajatim.com) - Santoso (47), warga Jl Patriot Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan Jombang, dibekuk polisi. Dia diduga menebar ancaman di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah serta menodongkan pistol ke seorang perawat.

Pemicunya, pelaku kaget ketika disodori tagihan sebesar Rp 4.695.000 (empat juta enam ratus sembilan puluh lima ribu rupiah). Tagihan tersebut untuk perawatan istri Santoso yang menjalani opname di RS yang berada di Jl dr Soetomo Jombang tersebut.

"Pelaku berikut barang bukti sudah kita amankan. Dia terbukti melakukan ancaman dan kekerasan. Pelaku menodongkan senpi (senjata api) jenis air soft gun ke perawat," kata Kapolsekta Jombang AKP Suparno, Selasa (1/5/2018).

Suparno menjelasakan, kejadian itu . ketika istri Santoso menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut selama beberapa hari. Kemudian pada Rabu (25/4/2018), pelaku menemui petugas rumah sakit bernama Ratna Yuniati (30) untuk meminta rincian biaya.

Korban yang merupakan warga Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan ini kemudian menjelaskan prosedur serta menunjukkan perincian biayanya sekitar Rp 4.695.000 (empat juta enam ratus sembilan puluh lima ribu rupiah). Namun bukannya membayar, Santoso justru marah-marah tak karuan.

Pelaku menarik tangan korban. Setelah itu, mencabut pistol jenis air soft gun warna hitam yang sudah disimpan dari balik baju celananya. Senpi tersebut ditodongkan ke arah kepala korban. Tentu saja, korban dan sejumlah pegawai syok. Mereka ketakutan. Karena tidak terima, kasus itu dilaporkan ke polisi.

"Selain menangkap pelaku, kami juga menyita sepucuk senpi jenis air soft gun warna hitam N-70 Makarov MP-654K Caliber 4,5 mm, berisi peluru 12 butir berbentuk gotri. Dia dijerat pasal 335 (1) ke 1e KUHP, tentang tindak pidana melakukan ancaman dan kekerasan," pungkas Suparno. [suf/but]

Tag : penganiayaan

Komentar

?>