Jum'at, 25 Mei 2018

Kajati Jatim: 15 Anggota DPRD Jatim Terima Dana P2SEM

Rabu, 25 April 2018 13:21:27 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Kajati Jatim: 15 Anggota DPRD Jatim Terima Dana P2SEM

Surabaya (beritajatim.com) - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Maruli Hutagalung resmi menaikkan kasus korupsi Program Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) dari penyelidikan ke penyidikan, Rabu (25/4/2018).

Manurut Maruli yang resmi pensiun pada 30 April 2018 ini dasar pihaknya menaikkan kasus ini ke penyidikan adalah dokumen yang diberikan mantan ketua DPRD Fathurasjid.

Dari hasil keterangan Dr Bagoes ada 15 orang anggota DPRD Jatim 2004-2009 yang menerima dana P2SEM. Dari 15 orang tersebut, delapan diantaranya sudah pernah dimintai keterangan.

"Waktu di tingkat penyelidilan sudah meminta keterangan 30 orang, delapan diantaranya adalah mantan anggota DPRD Jatim. Waktu di penyidikan akan diminta lagi keterangan," ujarnya.

Dari 15 anggota dewan Jatim pada tahun 2004-2009 yang disebut Dr Bagoes menerima dana tersebut, dua diantaranya masih aktif sampai saat ini sebagai anggota DPRD Jatim.

Apakah ke 15 orang mantan anggota DPRD tahun 2004-2009 ini akan dijadikan tersangka? Menurut Maruli hal itu akan digali oleh penyidik ditingkat penyidikan. " Ini kan keterangan dari Dr Bagoes, nanti di penyidikan akan digali oleh penyidik," ujarnya.

Terkait keterlibatan pejabat pemprov, menurut Maruli hal itu akan diperdalam oleh penyidik. "Ini adalah PR buat saya untuk menuntaskan kasus ini," ujar Maruli.

Perlu diketahui, kasus P2SEM heboh di Jatim sejak tahun 2009 silam. P2SEM yang merupakan program bantuan dana hibah dari Pemprov Jatim pada 2008 lalu itu ditujukan ke organisasi dan kelompok masyarakat, melalui Bapemas.

Untuk mendapatkan hibah P2SEM, pengaju melewati rekomendasi dari anggota DPRD Jatim saat itu. Dari situlah, diduga ada tindakan sunat-menyunat pada pencairan P2SEM yang melibatkan banyak anggota DPRD Jatim.

Dalam kasus ini, Kejati Jatim sudah memenjarakan Ketua DPRD Jatim saat itu yaitu Fathorrasjid. Tak hanya Fathorrasjid, Kejati Jatim juga menjebloskan Bagoes Soetjipto Soelyoadikoesoemo sebagai pelaksaan penyalur dana hibah P2SEM.

Namun saat Kejati Jatim melakukan penyelidikan, dr Bagoes tiba-tiba menghilang bak ditelan bumi. Dr Bagoes akhirnya disidang secara in absentia di beberapa pengadilan di Jatim.

Beberapa tahun berlalu, Kejati Jatim akhirnya berhasil menangkap dr Bagoes dari pelariannya buron ke Malaysia. Usai ditangkap, Kejati Jatim langsung menjebloskan dr Bagoes ke Lapas Porong untuk menjalani putusan pengadilan yang telah memvonisnya total selama 20 tahun penjara. [uci/kun]

Tag : p2sem

Komentar

?>