Senin, 15 Oktober 2018

Terkait Perda Mihol, Pemkot Surabaya Tunggu DPRD

Selasa, 24 April 2018 16:59:23 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Terkait Perda Mihol, Pemkot Surabaya Tunggu DPRD

Surabaya (beritajatim.com) - Kabag Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilowati menegaskan bahwa proses pengundangan Perda nomor 6 tahun 2016 tentang larangan peredaran minuman berlakohol secara total sekarang berada tangan DPRD. 

Hal ini berkaitan dengan rekomendasi kajian terkait Perda itu dari Pemprov Jawa Timur. "Karena berdasarkan kajian itu, bahasanya adalah pembatasan dan bukan pelarangan total," kata Ira seusai melakukan dengar pendapat dengan Komisi B DPRD Kota Surabaya, Selasa (24/4/2018).

"Untuk itu, hasil kajian yang diberikan lalu kami kirimkan kepada DPRD Kota Surabaya pada tanggal 19 Agustus 2016 untuk meminta tanggapan karena statusnya itu adalah Perda Inisiatif. Jadi, sebelum mengundangkan itu, kami menunggu tanggapan DPRD Kota Surabaya terlebih dahulu," tambahnya.

Di sisi lain, Ira juga mengungkapkan bahwa Perda nomor 1 tahun 2010 sesungguhnya sudah cukup meregulasi tentang minuman beralkohol. "Tinggal sekarang menunggu penegakannya dari Satpol PP," tegasnya.

"Kalau mau ditarik ke pihak kepolisian pun juga sebenarnya bisa melalui KUHAP. Kan unsur pidananya juga sudah ada," pungkas Ira.

Sebelumnya, sebagai informasi, pada dengar pendapat yang digelar Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mazlan Mansur selaku Ketua Komisi meminta agar paling tidak pada tahun 2018 Perda itu sudah diundangkan oleh Pemkot Surabaya. 

"Jangan sampai menunggu jatuh korban lebih banyak lagi. Harus segera," ujar anggota DPRD Kota Surabaya asal Dapil 4 ini.

"Toh juga sudah tidak ada alasan lagi. Karena sudah diparipurnakan. Sudah disepakati bersama antara DPRD dan Pemkot Surabaya," pungkasnya.[ifw/ted]

Tag : tewas miras

Komentar

?>