Kamis, 18 Oktober 2018

Menyamar Jadi Santri, Tujuh Pelaku Pencurian Diamankan

Selasa, 17 April 2018 20:29:02 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Menyamar Jadi Santri, Tujuh Pelaku Pencurian Diamankan

Bojonegoro (beritajatim.com) - Tujuh orang pelaku pencurian handpone dalam acara Gema Sholawat Al Birru Pertiwi Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf di Masjid Al Birru Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, pada Sabtu (14/4/2018) malam, diamankan petugas kepolisian.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro, mengatakan, para tersangka melakukan aksinya secara berkelompok. Mereka sebelumnya mendapatkan informasi melalui Facebook terkait adanya kegiatan Gema Sholawat yang dihadiri oleh Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Para pelaku kemudian berkumpul dan berpura-pura menjadi rombongan santri untuk mengikuti acara shalawatan di masjid Al Biru dan mencari sasaran korban yang lengah. "Para tersangka berasal dari luar Bojonegoro, mereka melakukan pencurian secara berkelompok," ujar Kapolres, Selasa (17/4/2018).

Penangkapan terhadap tersangka bermula adanya informasi yang diterima petugas, bahwa adanya korban yang kehilangan barang berupa Handphone pada acara Sholawat di Masjid Al-Birru. Selanjutnya anggota Satreskrim Polres Bojonegoro melakukan penyisiran dan menangkap tujuh tersangka dalam 1 mobil di selatan perumahan Bumi Damai, Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

"Mereka ditangkap malam itu juga oleh anggota dalam satu mobil, dan dari tangan mereka didapati 16 buah Handphone dengan berbagai merk," ucap Kapolres.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Adapun para tersangka diantaranya adalah dua orang perempuan beriisial MRSD (32) asal Desa Tarokan Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo dan inisial LTL, (34) asal Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Lubang, Kabupaten Bangkalan. Lainnya, seorang lelaki berinisial SF (41) asal Jl. Wr. Supratman Kelurahan Jati, Kecamatan Manyangan, Kota Probolinggo, M. HMBL (47) asal Desa Plosokerep Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang, ADK (34) asal Jl. Muharto 5B Kecamatan Kedung Kadang, Kabupaten Malang, SMT (48) asal Kelurahan Purwosari Kabupaten Pasuruan. "Ada 7 yang berhasil kita amankan, dan tiga kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang)," ucap AKBP Wahyu S Bintoro.

Beberapa barang bukti yang diamankan, HP merk iphone 6s plus warna rosegold, HP merk Asus Zenfone warna hitam, HP merk Samsung warna putih, HP merk Lenovo warna hitam, HP merk Samsung J2 Prime warna silver, HP merk Aldo warna hitam kombinasi putih, 2 buah HP merk Oppo warna hitam, HP merk Samsung J1 Ace warna hijau, HP merk Sony warna hitam, HP merk Evercross warna hitam, HP merk Xiaomi redmi 4x warna hitam, HP merk Samsung J1 mini warna gold, HP merk huawei warna gold, HP merk xiaomi redmi 1s warna dark grey, HP merk Evercross warna putih kombinasi hitam, mobil Elf warna biru plat N 7036 UV dengan tulisan Wijaya Trans. [lus/kun]

Komentar

?>