Rabu, 18 Juli 2018

Perempuan Anti Korupsi Dideklarasikan di Gresik

Selasa, 17 April 2018 19:11:03 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Perempuan Anti Korupsi Dideklarasikan di Gresik

Gresik (beritajatim.com) - Perempuan anti korupsi di deklarasikan di Gresik. Deklarasi yang bernama SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) yang diwadahi dalam forum masyarakat Gresik pecinta keberagaman (Formagam) nantinya akan selalu mensosialisasikan sikap anti korupsi kepada masyarakat. 

"Saya sangat mendukung adanya deklarasi SPAK. Sebab, setiap menonton berita televisi tentang adanya pejabat yang kena operasi tangkap tangan (OTT), bersama keluarga. Isteri dan anak saya selalu mengingatkan agar selalu hati hati dan tidak melakukan perilaku korupsi. Betapa pentingya nasihat isteri saya tersebut pada setiap langkah saya dalam melaksanakan tugas," ujar Wabup Gresik, M.Qosim, Selasa (17/04/2018). 

Seperti diketahui, sejumlah perempuan yang mengatasnamakan Spak Formagam mengucapkan ikrar Bersama. Mereka yang berasal dari berbagai organisasi perempuan tersebut berikrar, bahwa akan menjadi pribadi yang anti korupsi. 

"Terbentuknya organisasi ini berasal dari survey KPK pada dua kota yang ada di Indonesia. Menurut hasil survey tersebut hanya 4 persen keluarga yang mengajarkan nilai-nilai kejujuran. Berdasar hasil survey tersebut, terbentuklah Spak Formagam yang menurut wabup adalah partner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Ajeng Wirda selaku agen Spak Formagam. 

Ia menambahkan, saat ini ada sekitar 5.000 ibu rumah tangga yang tergabung dalam organisasi Spak ini. Mereka terdiri dari para ibu rumah tangga, para ibu-ibu pendidik, para ibu-ibu dokter, para ibu-ibu pengusaha, para ibu dari PKK, para ibu beberapa organisasi wanita, Muslimat, Fatayat, Aisiyah serta dari beberapa organisasi wanita yang lain.

Sementara ketua Spak Formagam Gresik Tyas Hardiyantiningsih menjelaskan, kegiatan ini bagian dari Formagam untuk membantu Pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Selain itu, pada kegiatan kali ini dalam rangka memperingati hari Kartini tahun 2018. [dny/ted]

Komentar

?>