Kamis, 13 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Pembunuhan Korban Sudah Direncanakan, Ini Kronologisnya

Rabu, 14 Maret 2018 15:29:00 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Pembunuhan Korban Sudah Direncanakan, Ini Kronologisnya

Surabaya (beritajatim.com) - Korban S yang dihabisi pelaku pembunuhan dengan modus penggandaan uang ternyata sudah direncanakan. Dari pers rilis yang diberikan Polda Jatim, berikut adalah kronologisnya.

Awalnya tersangka NH alias H kenal dengan korban S dalam hal bisa menggandakan uang menjadi bermilyar-milyar. 

Selanjutnya tersangka NH alias H meminta uang kepada korba berturut-turut yaitu Rp 15 juta sekira Februari 2016, Rp 50 juta  pada 17 Desember 2017, Rp 50 juta sekira awal Januari 2018; Rp 25 juta sekira pertengahan Januari 2018 dan  Rp 12,5 juta pada 20 Januari 2018. Total keseluruhan yaitu Rp 152,5 juta.

Kabid Humas Polda Jatim didampingi Wadirreskrimum AKBP Yudhan Nusa P dan Kasubdit Jatanras AKBP Boby Paludin Tambunan, Rabu (14/3/2018) mengatakan, korban S sering meminta uang hasil penggandaan uang, maka tersangka NH alias H merasa jengkel/terganggu, selanjutnya meminta tersangka A alias U untuk membunuh korban S.

Pada Selasa 23 Januari 2018 sekira jam 01.00 WIB tersangka A alias U sampai di Pamekasan untuk bertemu dengan korban S dan menginap di rumah tersangka EE (tersangka EE diberi uang sejumlah Rp 1.000.000, kemudian kedua tersangka tersebut melakukan survei tempat untuk melakukan eksekusi. Tersangka EE juga meminjamkan sepeda motor Honda Beat warna putih kepada tersangka A alias U dengan membayar Rp 250.000 per hari.

Hari Rabu 24 Januari 2018 sekira jam 09.00 WIB, tersangka A alias U bertemu dengan korban S di pemakaman umum daerah Dusun. Kaljen Desa Dempo Timur Kecamatan Pasean Pamekasan, selanjutnya ketika korban lengah, tersangka A alias U memukul korban dengan besi berbentu “L” di bagian kepala sebanyak 2 (dua) kali hingga tewas. 

Selanjutnya HP Samsung warna putih milik korban di jual kepada tersangka RH seharga Rp 500.000.

Kronologis penangkapan tersangka RH ditangkap pada hari Rabu tanggal 7 Maret 2018 jam 20.00 WIB saat sedang nonton TV di rumahnya yang beralamat di Dsn. Karang Anyar RT 2/RW 14 Ds. Tempurejo Kecamatan Tempurejo Jember.

Berselang 10 menit kemudian tersangka A alias U ditangkap saat sedang duduk di depan rumahnya yang beralamat di Dusun. Karanganyar RT 2/RW 14 Kel.irahan Tempurejo Kecamatan Tempurejo Jember.

Keesokan harinya (hari Kamis tanggal 8 Maret 2018) sekira jam 10.00 WIB tersangka NH alias H ditangkap saat berkunjung ke rumah tersangka A alias U di Dsn. Karanganyar RT 2/RW 14 Kelurahan Tempurejo Kecamatan Tempurejo Jember.

Pada Jumat 9 Maret 2018 sekira pukul 05.00 WIB, tersangka EE ditangkap saat sedang berada di rumahnya yang beralamat di Dusun Topoh RT 1/RW 9, Desa Batukerbuy Kec. Pasean Kab. Pamekasan. [uci/ted]

Komentar

?>