Sabtu, 21 Juli 2018

2 Lelaki dan 1 Wanita Sedang Telanjang, Digrebek Polisi

Senin, 12 Maret 2018 19:33:25 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
2 Lelaki dan 1 Wanita Sedang Telanjang, Digrebek Polisi

Surabaya (beritajatim.com) - Obet Arfat (29) warga Desa Punggul RT 2 Gedangan Sidoarjo, yang sudah mengenal hingga telah melakukan hubungan badan sama ibu rumah tangga usai 26 tahun. Nama si ibu rumah tangga sebut saja Mawar.

Wanita yang tinggal di Kesamben Wetan Driyorejo Gresik itu selama lima bulan menjalin hubungan gelap bersama Obet. Tapi hubungan lalu berkembang ke arah prostitusi.

Mawar dijual pada laki-laki hidung belang melalui akun facebooknya atas akun Rafa Claudio, yang menerima jasa seks threesome (berhubungan badan satu perempuan dengan dua laki-laki).

"Korban dan pelaku ini hubungannya pasangan kumpul kebo (hubungan gelap)," kata AKP Ruth Yeni, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Senin (12/3/2018).

Kasus perdagangan orang atau mempermudah untuk dilakukan perbuatan cabul itu diungkap oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. Threesome dilakukan pada, Sabtu (10/3/2018) sekira jam 15.00 WIB, di salah satu kamar nomor 212 hotel di daerah Jalan Diponegoro Surabaya.

Aktifitas keseharian Obet sendiri adalah satpam di Sidoarjo. Untuk jasa layanan threesome, Obet mengaku kalau aksinya sudah dilakukan empat kali.

"Modusnya pelaku mempostingkan foto korban, agar tertarik maka pelaku membuat status facebooknya 'butuh uang bos' minat Inbox dan bisa panggilan," paparnya.

Layanan jasa threesome itu sendiri bertarif antara Rp. 500 hingga Rp. 700 ribu rupiah untuk sekali kencan. Begitu ada yang mau memboking, pelaku ini melanjutkan dengan chatt melalui WhatsApp. Setelah sepakat harga, pelaku dan laki hidung belang membuat janji bertemu di hotel daerah Jalan Diponegoro Surabaya.

Akhirnya pada pukul 15.30 WIB, dalam nomor kamar 212, ketiganya dalam kamar dan siap untuk melakukan threesome. Polisi tiba-tiba datang melakukan penggrebekan. Mereka tidak bisa mengelak, karena semuanya saat itu sudah dalam keadaan telanjang akan melakukan threesome.

"Saat itu juga, ketiganya (pelaku, korban, tamu) diamankan oleh petugas dari unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya dan langsung dibawa untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkas Ruth Yeni.

Dari ungkap kasus tersebut, petugas mengamankan, satu buah HP, 10 buah kondom, 1 lembar bill Hotel, serta uang tunai sebesar Rp 300 ribu

Tersangka akan dijerat dengan pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang PTPPO atau pasal 296 KUHP yang ancamannya paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun penjara. [gil/but]

Komentar

?>