Selasa, 19 Juni 2018

Polisi Tetapkan Tersangka Penganiayaan Terhadap Guru SMK di Jember

Kamis, 08 Maret 2018 22:29:57 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Polisi Tetapkan Tersangka Penganiayaan Terhadap Guru SMK di Jember
foto/ilustrasi

Jember (beritajatim.com) - Aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Jefri Adiksa Surya (33), seorang guru SMK Teknologi Balung.

Tersangka berinisial AA, salah satu siswa di SMK tersebut. Dia dijerat dengan pasal 351 ayat 1. Sebelumnya dalam laporan ke polisi, siswa yang dilaporkan berinisial N. Namun berdasarkan keterangan saksi-saksi, N tidak melakukan penganiayaan.

"Informasi dari korban awalnya adalah N. Tapi setelah kami memeriksa saksi, si N ini malah melerai," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Erik Pradana, Kamis (8/3/2018).

Polisi bertindak hati-hati, karena pelaku masih di bawah umur. "Ini kan anak-anak. Kasihan terhadap psikologi anak. Tapi proses (hukum) tetap jalan. Kami tetapkan tersangka, kami lakukan pemeriksaan," kata Erik.

Kabar kasus penganiayaan ini beredar setelah sebuah foto laporan polisi (LP) tertanggal 28 Februari 2018 soal dugaan penganiayaan ini muncul di media sosial. Peristiwa penganiayaan terjadi pada Selasa, 27 Februari 2018, saat ada razia pil koplo di salah satu ruang kelas.

Saat itu, kepala bagian belakang Jefri dipukul dan paha kanannya ditendang oleh salah seorang siswa.Siswa itu merasa tersinggung karena Jefri menegur salah satu siswa lainnya. Tak hanya menganiaya, Jefri melaporkan ke polisi bahwa dirinya juga menjadi sasaran ucapan kasar. [wir/suf] 

Tag : penganiayaan

Komentar

?>