Sabtu, 20 Oktober 2018

Polda Tetapkan Tersangka Baru Kasus Kecurangan SPBU Tegalsari

Rabu, 07 Maret 2018 11:32:43 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Polda Tetapkan Tersangka Baru Kasus Kecurangan SPBU Tegalsari

Surabaya (beritajatim.com) - Subdit IV Tipiter Kriminal Khusus Polda Jatim terus mengembangkan penyidikan perkara kecurangan dalam penjualan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Tegalsari.

Setelah sebelumnya menetapkan dua orang yakni Indra Hermawan (IH), selaku pengawas dan Edy Prayitno (EP) sebagai sopir tangki sebagai tersangka, kini ada satu orang lagi yang turut serta dalam kejahatan ini.

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera menyatakan pihaknya tidak hanya berhenti menyasar pelaksana dan pengawas saja namun pihak management juga sudah dimintai keterangan. "Selain pelaksana dan pengawas, kita juga periksa dari pihak management dan sudah ditetapkan tersangka satu orang," ujar Barung, Rabu (7/3/2018).

Sayangnya Barung enggan menyebut siapa tersangka tersebut. Namun kabar yang beredar, tersangka tersebut adalah kepala operasional SPBU.

Perlu diketahui, modus operandi yang dilakukan tersangka adalah dengan menjual BBM tidak sesuai peruntukannya yakni bio solar yang harganya Rp 5100 dijual Dexlite yang harganya Rp 7500 dan Premium/pertalite harganya Rp 6500 dijual pertamax dengan harga Rp 8600.

"Jadi masyarakat yang sangat dirugikan karena membeli barang namun tidak sesuai dengan apa yang didapat," ujar Barung, Selasa (27/2/2018) lalu.

Kegiatan curang ini sudah dilakukan tersangka dalam waktu tiga tahun ini. Dan kedua tersangka mendapat keuntungan Rp 18 juta per bulan untuk tersangka Indra sedangkan Edy mendapat keuntungan Rp 500 ribu per sekali nganter.

Sementara Kasubdit Tipiter Polda Jatim AKBP Rofil mengatakan jika pelaku dalam hal ini barang siapa ada dua unsur yakni perseorangan dan koorperasi. Sejauh ini pihaknya baru bisa membuktikan untuk yang perseorangan, untuk yang koorperasi pihaknya masih terus mengembangkan. "Kita terus mengembangkan kasus ini, sesuai atensi pak Kapolda bahwa kasus ino harus diungkap sampai tuntas," ujarnya. [uci/kun]

Tag : spbu

Komentar

?>