Rabu, 18 Juli 2018

Operasi Keselamatan Semeru 2018

Tak ada Tilang, Polisi Lebih Lakukan Upaya Preventif

Kamis, 01 Maret 2018 09:59:02 WIB
Reporter : Misti P.
Tak ada Tilang, Polisi Lebih Lakukan Upaya Preventif

Mojokerto (beritajatim.com) - Selama 20 hari, terhitung sejak tanggal 5 Maret sampai dengan tanggal 25 Maret 2018, Polres Mojokerto akan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2018. Tujuannya untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Apel gelar pasukan dilaksanakan di halaman mako Polres Mojokerto di Jalan Gajahmada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Usai melakukan gelar pasukan, kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi membagikan brosur berisi himbauan kepada pengguna jalan.

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, tujuan operasi untuk mewujudkan kesadaran masyarakat agar tertib dan taat berlalu lintas di jalan raya. Pasalnya operasi tersebut merupakan upaya preventif kepolisian dalam mewujudkan kesadaran masyarakat akan budaya tertib lalu lintas.

"Ini serentak, yang sebelumnya bernama Operasi Simpatik tapi intinya sama dengan sasaran utama kendaraan melawan arus, menggunakan roda dua yang penumpangnya lebih satu, penumpang tidak cukup umur dan pelanggaran yang potensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," ungkapnya, Rabu (1/3/2018).

Masih kata Kapolres, selama operasi berlangsung, pihak kepolisian tidak mengeluarkan tilang tapi lebih upaya preventif. Kecuali yang memang langsung kecelakaan fatal yang menyebabkan korban meninggal dunia atau luka berat akan diberikan penilangan oleh petugas.

"Ada sebanyak 70 personil disiagakan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2018 ini. Operasi ini lebih kepada operasi kemanusiaan seperti mendirikan posko bencana alam, posko banjir dan posko pohon tumbang. Sehingga tidak hanya fokus operasi di jalan raya saja tapi lebih ke operasi kemanusiaan," katanya.[tin/kun]

Komentar

?>