Selasa, 19 Juni 2018

Temuan Baru Soal KK Palsu di Banyuwangi

Kamis, 22 Februari 2018 21:13:17 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Temuan Baru Soal KK Palsu di Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) - Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Effendi mengungkapkan, ada dugaan keterlibatan orang dalam pada praktek pengadaan dokumen Kartu Keluarga (KK) palsu. Dugaan itu mengarah adanya permainan oleh pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).

"Kita akan kembangkan ke sana," ungkap AKP Sodik Effendi, Kamis (22/2/2018).

Kondisi tersebut ditegaskan dalam bukti fisik yang berhasil diamankan dari pelaku yang lebih dulu ditangkap. Bukti itu berisi dokumen berkas berupa material kertas KK yang diduga asli.

"Kertasnya ini terlihat asli, hanya saja memang data yang dimasukkan itu yang palsu. Sehingga saat diperiksa di Dispendukcapil Banyuwangi oleh korban, datanya tidak muncul," ungkapnya.

Sementara ini, lanjut Sodik, untuk membuktikan temuan tersebut, pihaknya perlu pengembangan penyelidikan. Termasuk melakukan pemeriksaan ke laboratorium.

"Kita juga akan menyelidiki ke sana, (Dispendukcapil) dan untuk membuktikan kertas itu kita juga menunggu hasil dari tim laboratorium forensik," pungkasnya.

Sebelumnya, Polisi Banyuwangi telah menangkap tiga orang antara lain, Moh. Ali, Yanto dan Syahran Wahyudi. Mereka adalah orang yang diduga terlibat dalam praktek pengadaan Kartu Keluarga (KK) palsu di Banyuwangi.

Korbannya, Moh. Haerul Umam Warga Dusun Malangsari, Desa Kebunrejo, Kecamatan Kalibaru. Kasus ini terungkap saat dirinya hendak membuat Kartu Penduduk Elektronik (e-KTP) ke Dispendukcapil Banyuwangi membawa persyaratan KK.

Akan tetapi, saat diperiksa oleh petugas Dispendukcapil Banyuwangi data miliknya tidak terdeteksi. Hingga akhirnya dirinya melaporkan kejadian ini ke polisi.

Dari kasus ini, Polres Banyuwangi juga mengetahui praktek yang dijalankan pelaku. Sejumlah barang bukti juga berhasik diamankan. Di antaranya, seperangkat komputer, printer, dan dokumen berkas dan kertas kartu keluarga. [rin/but]

Tag : pemalsuan

Komentar

?>