Kamis, 20 September 2018

Polres Ngawi Ringkus Begal Mengaku Anggota Polisi

Selasa, 20 Februari 2018 22:55:20 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Polres Ngawi Ringkus Begal Mengaku Anggota Polisi

Ngawi (beritajatim.com)  - Beberapa waktu lalu, jalan tol Ngawi-Kertosono sempat menjadi lokasi aksi begal jalanan. Pasalnya sepasang remaja yang asyik memadu kasih di jalan tol harus kehilangan motor dan handphone karena takut digrebek begal yang mengaku sebagai anggota polisi.

Namun, dua pelaku yang sejatinya berprofesi sebagai pengamen tersebut menyerah setelah anggota Sat Reskrim Polres Ngawi membekuknya saat mengamen.

Adalah P (39) warga Desa Widodaren Kidul, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi dan AS (25) warga desa Ngarum, Kecamatan Ngrampe, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. 

Mereka tidak bisa berkutik karena memang terbukti bersalah. Dan barang bukti berupa handphone juga berada ditangan pelaku."Jadi saat ngamen dan kami introgasi memang mengaku. Keduanya melakukan begal saat di jalan tol," kata Kapolres Ngawi, AKPB Pranatal Hutajulu kepada beritajatim.com, Selasa (25/2/2018).

Dia mengaku, modusnya dua pelaku menghampiri dua korban yang sedang pacaran di jalur tol. Keduanya berpura-pura sebagai polisi. Baru kemudian menggeledah korban. Dan membawa handphone milik korban. 

Selanjutnya, motor korban juga dibawa dan kedua korban diturunkan di tengah jalan. Diberitakan sebelumnya, Modus pencuri motor makin aneh. Yakni bermodus menjadi polisi. 

Kali ini korbannya adalah Meita Elsiana (16) pelajar asal dusub Pepean Rt. 03 Rw. 02 Desa Sidomulyo Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi.

Mieta harus kehilangan motor beat barunya bernopol AE 3686 MJ saat jalan-jalan sore (JJS) di jalur tol Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi. 

Saat kejadian dia bersama teman dekatnya Fajar Dwi Suryanto (16) pelajar asal Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.

Dari data yang didapat beritajatim.com, kronologisnya, saat jalan-jalan dan memadu kasih,  korban berhenti di lokasi dihampiri dua orang yang mengendarai sepeda motor yang mengaku anggota polisi sedang operasi obat - obat terlarang.

"Pelaku menggeledah korban selanjutnya meminta 1 (satu) buah HP Nokia Lumia warna hitam milik korban dan 1 (satu) buah HP Samsung Galaxi  V dan warna hitam milik korban dan juga meminta kunci sepeda motor korban," kata Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyomartono.

Dia menjelaskan, pelaku juga sempat menggertak membawa korban ke Polsek. Selain itu salah satu pelaku membonceng korban serta mutar -mutar jalan tol. "Hingga akhirnya pelaku menurunkan korban di jalan masuk Dusun Kenteng Desa Pengkol Kecamatan Mantingan selanjutnya menghukum korban untuk lari," tambahnya.

Karena takut korban mengikuti perintah pelaku. Saat korban  lari - lari kedua pelaku pergi membawa sepeda motor Honda Beat warna putih biru th 2017 Nopol  AE 3686 MJ milik korban menuju jalan tol kearah barat. "Korban teriak. Pelaku juga sempat dikejar. Namun tidak tertangkap selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Mantingan," pungkasnya. (mit/ted)

Tag : begal ngawi

Berita Terkait

    Komentar

    ?>